Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Terkikisnya Moralitas Pemuda Akan Mempengaruhi Peradaban Aceh

Kamis, 29 Maret 2018 | 8:04 pm
Reporter: Muhammad Thaib
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 998

Irwanda M.Hamzah, anggota DPRK Aceh Timur, sedang melakukan prosesi pelantikan pengurus DPW GAMS Kabupaten / Kota di Aula Media Center Aceh Timur, Kamis (29/03/2018).

 

Aceh Timur LintasPe-

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur, Fraksi Partai Aceh (PA) Ketua Banggar DPRK, Irwanda M. Hamzah melantik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Aneuk Muda Sosial (GAMS) Kabupaten / Kota di Aula Media Center Aceh Timur. Kamis (29/03/2018)

Pada acara pelantikan, Irwanda diberikan kepercayaan sebagai Pembina GAMS Aceh. Dihadapan peserta dan undangan Ia mengatakan bahwa saat ini kita telah menyaksikan berbagai Fenomena kehidupan yang sudah sangat jauh meleceng dari peradaban yang positif, pasalnya dengan berbagai teknologi yang berkembang pesat malah sering menjadi tontonan yang merusak etika dan moral sebagai anak muda saat ini tidak lagi memiliki produktivitas yang dapat diandalkan sebagai penerus pembangunan bangsa.

Sesuatu hal yang sangat disayangkan, disisi positif kaum muda diharapkan menjadi cikal bakalnya pengganti penerus bangsa, namun disisi negatifnya pada umumnya mereka sudah tidak memiliki Filter yang dapat menyaring hadirnya pengaruh negatif yang membawa petaka bagi generasi itu sendiri, sehingga terkikisnya moralitas Pemuda telah melenyapkan Ppradaban Aceh secara khususnya, yang notabinenya sebagai daerah relegius Islam se-Asia Tenggara.

“Kami berharap kepada para kaum muda mudi untuk dapat memperkuat benteng pertahanan yang tidak mudah rapuh seiring perkembangan jaman yang serba moderenisasi dan berteknologi, “Kata Irwanda M.Hamzah, pada saat memberikan sambutan di acara pelantikan pengurus GAMS Aceh.

Lebih lanjut, menurunnya tingkat moral pemuda aceh telah dibuktikan dari beberapa berita di media elektronik, online dan media cetak, bahwa kasus protitusi perdagangan sex online baru – baru ini yang sedang ditangani pihak kepolisian di sebagian Aceh telah membuktikan moralitas dan etika sudah menyimpang dari harapan dan disayangkan para pelakunya adalah mahasiswi.

Selain itu  banyaknya kasus – kasus penyalahgunaan narkotika / narkoba yang setiap hari terus menerus tak hentinya juga menjadi permasalah yang sangat riskan untuk dapat di hilangkan di muka bumi Aceh. Bukti Lain yang nyata pelaksanaan hukum cambuk dilakukan beberapa Kabupaten / Kota di Aceh tidak jauh dengan persoalan moralitas yang juga menurun.

“Hari ini  para pemuda se-Aceh yang tergabung dalam GAMS telah membuktikan kebersamaannya dengan membangun gerakan sosial masyarakat, oleh karenanya diharapan dapat memotori pemuda lainnya untuk memiliki berbagai kegiatan yang positif, sehingga dengan sendirinya telah dapat menghindar kepada pengaruh negatif dimasing – masing wilayah Kabupaten / Kota se Provinsi Aceh”, harapnya.

Pada prosesi Launching perdana dan pelantikan GAMS DPP dan DPW, turut hadir Asisten II Pemerintah Aceh Timur, Usman A.Rachman, perwakilam Polres, Kasat Binmas Iptu Azman MA, SH, M.H, para Pembina GAMS Aceh,Pimpinan FPI Aceh Timur, Muspika Kecamatan Peureulak, Pimpinan Partai Politik Nasional dan Lokal, para Panglima Sago eks Kombatan GAM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para awak media. Semua prosesi acara berjalan dengan baik. (M.Thaib)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!