Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Lapas IIB Sakti Pidie Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM Tahun 2021

Jumat, 12 Februari 2021 | 7:13 pm
Reporter: SAUMI RAMADHAN
Posted by: Admin
Dibaca: 201
Penandatangan piagam pencanangan dilakukan oleh Kajari Pidie Gembong Pryanto, SH, M. Hum, juga Kepala Lapas Klas II Sakti Tribowo Amd,IP,S,Sos.

Penandatangan piagam pencanangan dilakukan oleh Kajari Pidie Gembong Pryanto, SH, M. Hum, juga Kepala Lapas Klas II Sakti Tribowo Amd,IP,S,Sos.

Penandatangan piagam pencanangan dilakukan oleh Kajari Pidie Gembong Pryanto, SH, M. Hum, juga Kepala Lapas Klas II Sakti Tribowo Amd,IP,S,Sos.
Penandatangan piagam pencanangan dilakukan oleh Kajari Pidie Gembong Pryanto, SH, M. Hum, juga Kepala Lapas Klas II Sakti Tribowo Amd,IP,S,Sos.
PIDIE, ACEH, LINTASPERISTIWA.COM, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II Sakti mengelar acara pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Kamis 11 Februari Tahun 2021 yang berlangsung di Aula Lapas, pembacaan dan sekaligus penandatangan piagam pencanangan dilakukan oleh Kajari Pidie, Gembong Pryanto, SH, M. Hum, juga Kepala Lapas Klas II Sakti Tribowo Amd, IP, S,Sos. 
 
Dalam acara tersebut dihadiri oleh mewakili Bupati Pidie, staf ahli keistimewaan kemasyarakatan dan sdm, Apriadi, S. Sos, mewakili Dandim 0102/Pidie oleh Danramil keumala, juga mewakili Kapolres Pidie oleh Kapolsek Sakti. 
 
Dalam rangka menuju WBK/WBBM Lapas Klas II B Sakti melakukan beberapa perubahan. Tribowo Amd, IP, S,Sos menyampaikan kegiatan tersebut diantaranya akan menggalang kreativitas produksi warga binaan berupa kerajinan tangan, serta reformasi bidang ketatalaksanaan yang sudah menggunakan teknologi informasi. Katanya kepada media ini, Jum’at 12/02/2021. 
 
Tambah Kalapas II B Sakti, mengapa WBK WBBM itu penting, langkah awal penataan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik melalui Reformasi Birokrasi masih menghadapi banyak kendala yaitu berupa penyalahgunaan wewenang, praktik KKN dan lemahnya pengawasan, katannya. 
 
Jelasnya lagi melalui Peraturan Presiden Nomor 81 tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 telah ditetapkan 3 target pencapaian sasaran hasil utama yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik. 
 
Pak Tribowo adapun pelaksanaan program reformasi birokrasi pada unit kerja diwujudkan dalam upaya Pembangunan Zona Integritas. Lapas II B Sakti melakukan pelayanan kunjungan kepada masyarakat yang berkunjung tidak dikenakan biaya, seperti msuk ke dalam Lapas sudah disiapkan lahan parkir dan parkir gratis, pengunjung Lapas juga ada sejumlah fasilitas. 
 
Pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM diakhiri dengan Do’a, berharap dengan adanya dicanangkan zona integritas tersebut, maka dapat meningkatkan kinerja seluruh aparatur, sekaligus mewujudkan harapan masyarakat, yang meliputi pencegahan korupsi sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik, yakni untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan sekaligus membangun wilayah yang bebas dari korupsi. 
 
Dengan demikian pula bagi Pemkab Pidie serta seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Pidie harus punya tekad dan komitmen seperti yang dilakukan oleh Lapas Klas II B Sakti, tutupnya. (Saumi). 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!