Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Polres Pidie Gelar Konfrensi Pers “Empat Personil Polisi Terancam Pecat”

Selasa, 16 Juli 2019 | 7:52 pm
Reporter: Saumi
Posted by: Lintas Peristiwa1
Dibaca: 359
Kab. Pidie gelar kegiatan Pers Rilis rekan Media Cetak dan Elektronik bertempat Saung Media Center Mapolres Pidie, Selasa

Kab. Pidie gelar kegiatan Pers Rilis rekan Media Cetak dan Elektronik bertempat Saung Media Center Mapolres Pidie, Selasa (16/07/2019)

Kab. Pidie gelar kegiatan Pers Rilis rekan Media Cetak dan Elektronik bertempat Saung Media Center Mapolres Pidie, Selasa
Kab. Pidie gelar kegiatan Pers Rilis rekan Media Cetak dan Elektronik bertempat Saung Media Center Mapolres Pidie, Selasa (16/07/2019)

 

Sigli LintasPe –

Polres Kabupaten Pidie menggelar kegiatan Pers Rilis dengan rekan Media Cetak dan Elektronik wilayah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya yang bertempat Saung Media Center Mapolres Pidie, Selasa (16/07/2019).

Kasubbag Humas Bag Ops Polres Pidie Iptu Bustami Said, SH dalam pelaksanaan Konferensi Pers di hadapan Rekan media, sebut Wakapolres Pidie Kompol Iskandar A, SE.Ak didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Mahliadi, ST, MM, juga Kabag Ops Polres Pidie Kompol Juli Effendi, SE, M.Si. Pihaknya tidak mentolerir jika ada anggota polisi terlibat narkoba.

Tambah Wakapolres, saat tes urine yang kami gelar dadakan ada kedapatan, maka yang bersangkutan akan ditindak. Apa lagi yang mengkonsumsi narkoba. Ada Empat Personel Polres Pidie dan Polsek Kota Sigli, terlibat narkoba. Mereka terancam dipecat karena mengedar dan mengkonsumsi narkoba.

Sedangkan pada Tahun 2018 kasus narkoba di Kabupaten Pidie mencapai 140, pada januari hingga juni 2019 mencapai 107 kasus. Artinya baru 6 bulan sudah 107 kasus, apa lagi dalam satu tahun pasti bertambah lagi, kita harus terus melaksanakan atau menekan angka-angka pengguna narkoba supaya berkurang. Tegas Wakapolres Pidie Kompol Iskandar A, SE.Ak.

Adapun tingkat pengguna narkoba di Kabupaten Pidie yaitu mahasiswa ada 4 orang, wiraswasta 83 orang, petani 36 orang, buruh 13 orang dan ibu rumah tangga (IRT) 2 orang. Sedangkan tingkat usia 15-19 tahun 4 orang, juga 20-24 tahun 14 orang, 25-29 tahun ada 31 orang dan 30 tahun keatas 104 orang. Kondisi ini mulai mengkhawatirkan.

Demikian dikatakan Wakapolres Pidie Kompol Iskandar, saat menggelar Pers Rilis, di Mapolres Pidie. Lanjut dia, meningkatnya kasus laka lantas disebabkan pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), tidak menanggung biaya jika ada laka tunggal tanpa adanya surat laporan polisi. Jadi ini terjadi peningkatan kasus, jelasnya.(Saumi).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.