Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Akses Jalan Desa Dipali Adalah Penyebab Guru Sering Datang Terlambat

Senin, 8 Januari 2018 | 9:42 pm
Reporter: Suhardi
Posted by: redaksi
Dibaca: 513

red

“Ternyata Jalan Merupakan Salah Satu Penunjang Dunia Pendidikan, Akibat Jalan Hancur Guru Terlambat Datang Ke Sekolah”
 
red
 
PALI Sumsel LintasPe –
 
Akibat semakin parahnya Kondisi jalan menyebabkan banyak hambatan, apalagi akses jalan merupakan salah satu faktor penunjang majunya perekonomian di suatu daerah. Tak hanya faktor ekonomi saja,akan tetapi  kondisi jalan juga bisa mempengaruhi kualitas pendidikan di daerah tersebut.
 
Dampak dari jalan rusak dan berlumpur menyebabkan beberapa guru dan kepala sekolah yang mengajar di SDN 23 Talang Ubi kabupaten PALI menjadi terlambat datang ke sekolah.
 
Kejadian jalan yang rusak para ini adalah jalan menuju ke Desa Suka Damai kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI Provinsi SumSel Hanya karena kondisi jalan di daerah tersebut rusak parah, menyebabkan kualitas pendidikan di Desa tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan Desa lain.
  
“Akibat jalan rusak, sering datang terlambat di sekolah. Hal ini tentu saja mempengaruhi kualitas pendidikan di daerah tersebut”. Ungkap Emiliya salah seorang Kepala Sekolah yang bertugas di SDN 23 Talang Ubi. Senin (8/01/2018)
 
Menurut Emilia, di musim penghujan seperti sekarang ini, jalan menuju ke sekolah tempat ia bertugas sangat becek dan licin. Akibatnya salah seorang guru terjatuh dari sepeda motor dan menyebabkan pakaian yang dikenakan kotor, serta guru-guru pun sering datang terlambat padahal pada pukul 05.30 kami sudah berangkat menuju sekolah. Karena kondisi jalan yang berlumpur, guru-guru pun dapat melakukan proses belajar mengajar sudah jam 8.30 bahkan jam 9.00, padahal jadwalnya jam 7.30 itu sudah proses jam mengajar.
 
“Coba bayangkan jika jatuhnya saat mau berangkat ke sekolah pasti sudah tidak nyaman lagi untuk mengajar jika pakaian kita penuh lumpur “‘ungkap Emilia pada wartawan.
 
Kondisi ini, lanjut Emilia, harus segera ditanggulangi agar para guru dan siswa tidak terlambat datang ke sekolah, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan sesuai dengan harapan.
 
”Kami sangat mengharapkan Pemkab PALI melalui Instansi terkadit dapat menganggarkan dana untuk  perbaikan jalan di daerah tersebut. Mengingat jalan yang dilalui setiap hari untuk ke sekolah sudah rusak parah”. Harapnya.
 
Kemudian tambah Emilia, selain guru dan siswa, Warga yang ada di Desa Suka Damai juga kesulitan dalam menjual hasil pertaniannya. Karena ongkos angkut hasil pertanian warga menjadi mahal, mengingat kondisi jalan yang sulit dilalui oleh kendaraan roda empat.(Putra)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.