Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Anak Perempuan Semata Wayang Disetubuhi Ayah Kandungnya Hingga Hamil Anak Kedua

Rabu, 26 Februari 2020 | 5:12 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 804

Suasana Pres Release di Mapolres Muba. Rabu (26/02/2020)

Suasana Pres Release di Mapolres Muba. Rabu (26/02/2020)

MUBA LINTASPE-

Mempunyai anak perempuan semata wayang adalah harta berharga bagi keluarga, yang akan selalu dijaga dengan baik oleh kedua orangtuanya. Tetapi berbeda dengan Arman (41) warga Talang Care Dusun I Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Ayah empat orang anak ini malah tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri hingga berbadan dua.

Pria asli Petaling ini menyesali perbuatan bejatnya, namun jika tidak ditangkap Polisi, kemungkinan perbuatannya itu masih terus ia lakukan karena ia menyetubuhi anak perempuannya itu sudah dua tahun lamanya sejak tahun 2018, hingga melahirkan anak berjenis kelamin laki – laki.

Hingga sampai saat ini pun, aksi bejatnya diulang kembali dengan modus pengancaman dan tidak segan-segan memukul AM, yang akhirnya anak perempuannya berinisial AM berusia 18 tahun sedang mengandung anak keduanya yang diperkirakan usia 2 bulan, begitu juga dengan istri nya yang sedang hamil tua anak kelimanya.

Entah apa yang dipikirkan pria yang telah menikah tahun 1998 ini, tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri, sedangkan istrinya sendiri berkelahiran 1980, belum menopouse.

“Dulunya saya tinggal di Muara Enim, saya lakukan ini awalnya karena kesal sama istri saya pak, sehingga berimbas dengan anak. Saya ancam anak saya menggunakan pisau dan akan menceraikan Ibunya, sehingga AM ketakutan dan terpaksa menuruti kendak saya”, ucapnya saat press release yang dilaksanakan di Mapolres Muba, yang dipimpin oleh Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem S.Ik. Rabu (26/02/2020)

Dalam hal ini, Kapolres Muba mengungkapkan bahwa tersangka leluasa melakukan aksi bejatnya tersebut disaat tengah malam dan istrinya sedang tidur, di dalam kamar korban yang hanya terpisah skat.

“Sebelum melakukan persetubuhan layaknya suami istri, tersangka membeli pil KB untuk memberikan kepada korban untuk diminum. Dan perlakuan tersangka ini dilakukan sejak korban berumur 16 tahun sampai 18 tahun”, ungkap Kapolres.

Atas perbuatannya, lanjut Kapolres. Tersangka akan dikenakan Pasal 81 Ayat (1), (2) dan (3) Jo Pasal 76 D UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 285 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!