Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Arianto SE; Forsa Muba Turut Berduka “H Dadi Meninggal Dunia”

Selasa, 18 Februari 2020 | 11:44 am
Reporter: Red.
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 1548
Ketua Forsa Muba Arianto bersama Bang H Dadi beberapa tahun yang lalu. Red.

Ketua Forsa Muba Arianto bersama Bang H Dadi beberapa tahun yang lalu. Red.

Ketua Forsa Muba Arianto bersama Bang H Dadi beberapa tahun yang lalu. Red.
Ketua Forsa Muba Arianto bersama Bang H Dadi beberapa tahun yang lalu. Red.

 

Muba Sumsel LintasPe –

Belum satu pekan Rhoma Irama Soneta Forsa kehilangan Mantan pemain mandolin Soneta formasi pertama , Haji M. Nasir, meninggal pada Senin, 3 Februari 2020.

Masih diselimuti duka Rhoma Irama Soneta Forsa kali ini kita semua kehilangan mantan pemain terompet soneta formasi pertama yang baru satu tahun pensiun dari soneta kembali berduka atas meninggalnya H Sri Dadi Bambang Handoko Alias Dadi.

Ketua Forsa Muba Arianto, SE mengatakan bahwa H Sri Dadi Bambang Handoko Pria kelahiran 1950 yang akrab disapa Bang H Dadi ini meninggal kemarin.

“Bang Dadi meninggalkan kita semua pada hari senin kemarin tanggal 17 Februari 2020 pukul 07:15 wib dan dikebumikan pukul 12:30 wib setelah baqda Zuhur di pemakaman umum desa sidorejo A6 Kecamatan (Kec.) Keluang Kabupaten Musi Banyuasin (Kab. Muba) Sumatera Selatan (Prov. Sumsel)”, Ujar Arianto.

“Beliau meninggalkan 3 orang anak, dua laki – laki dan satu perempuan yang semua nya sudah berkeluarga dan berada di jakarta”, ujarnya.

Dalam suasana duka Ketua Forsa (Fans Rhoma dan Soneta) sumsel Saefudin Latif yang diwakili oleh ketua Forsa Muba hadir di rumah duka ikut sholat berjemaah dan takzia atas meninggalnya Alm H Dadi yang kita semua merasa kehilangan.

H. Dadi personil Soneta yang Paling Dekat dengannya dan H. Dadi juga orang yang mempertemukan ia dengan KH. Rhoma Irama tahun 2011 di Studio Soneta Depok.

“Saya paling dekat dengan bang h dadi, beliaulah yang mempertemukan saya dengan bang H Rhoma Irama”, ungkap Arianto.

“Forsa mendoakan untuk semua personil Soneta terutama Pak Kiyai Haji Rhoma Irama Semoga Sehat selalu dan diberkahi umur yang panjang  Aamiin Ya Rabball alamiin. Kita didalam Forsa dimanapun berada sudah seperti keluarga”, tutupnya.

Setelah Alm H Nasir meninggal menyusul H Dadi dan sejumlah personil Soneta angkatan awal yang telah mendahuluinya, mereka ialah Riswan (keyboard), Herman (bass), Kadir (gendang) dan Ayub (timpani dan tamborin).

Adapun personil Soneta generasi pertama yang masih ada ialah KH. Rhoma Irama (melodi), Wemphy (rithem) dan Hadi (seruling).

Sementara Ibu Suci Ningsi isteri dari Alm H Sri Dadi Bambang Handoko mengatakan bahwa memang alm H Dadi sudah dua minggu pulang dari jakarta dan berada di kediamannya di keluang.

“Belum lama Bang Dadi berada disini, Bang H Nasir meninggal dunia, sejak H Nasir meninggal itulah bang H Dadi mulai lesu badan dan sakit demam”, ujar ibu suci.

Lebih lanjut ia mengatakan seperti yang diucapkan H Dadi pada nya, “H. Nasir sudah tiada beliau telah meninggalkan kita semua buk, maka dari itu saya meminta maaf bila selama ini ada kesalahan”, ujarnya.

“Alm H Dadi sudah mempersiapkan kain kafan yang ia beli dan bawah sendiri”.

Lanjut ibu Suci, “Bapak bilang sama kami, bapak bahwa kain itu dan bapak melarang kami untuk membukanya dia bilang jangan dibuka, tunggu setelah saat nya datang, lalu saya berkata Bapak jangan bicara begitu saya sedih mendengarnya”, tutur ibu suci.

Ditambahkan Ibu Suci bahwa H Dadi memang dahulu sejak menginjakkan kaki di sumatera beliau pernah berkata kalau beliau mau meninggal dan dikuburkan di sumatera.

Sebelumnya pihak keluarga berencana akan pindah ke jakarta dan semua sudah dipersiapkan namun H Dadi telah lebih dahulu dipanggil menghadap illahi robbi.(red)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!