Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Bansos Untuk Masyarakat PALI Diduga Kadaluwarsa (Expired Date)

Kamis, 4 Maret 2021 | 10:14 am
Reporter: HENRI INDRIANTO, SH
Posted by: Admin
Dibaca: 278
Kosasi Plh. Kasi Kesos Kecamatan Penukal Utara diruang kerjanya

Kosasi Plh. Kasi Kesos Kecamatan Penukal Utara diruang kerjanya

Kosasi Plh. Kasi Kesos Kecamatan Penukal Utara diruang kerjanya
Kosasi Plh. Kasie Kesos Kecamatan Penukal Utara diruang kerjanya. Selasa (02/02/21).

 

PALI, SUMSEL, INDONESIA, LINTASPERISTIWA.COM, – Desas – desus Bantuan Sosial (Bansos) yang didistribusikan kemasyarakat di kecamatan Penukal Utara oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang diduga expired date atau kadaluwarsa membuat beberapa awak media (Tim) salah satunya awak media @lintasperistiwa mencoba investigasi menelusurinya.

Dari penelusuran tersebut didapat informasi, Bansos yang dibagikan ke masyarakat berupa sakarung beras 10 Kg dan sekardus mie instan (Indomie goreng), dan temuan lainnya terdapat mie instan yang sudah hampir kadaluwarsa sesuai dengan pernyataan beberapa pihak.

“Pada tanggal 1 Februari 2021 kami datang ke gudang Dinsos untuk mengambil bantuan tersebut sebanyak 1.018 paket bansos (beras 10 Kg dan Indomie Goreng), dan cek beberapa dus mie intsan belum kadaluwarsa, masa berlaku kadaluwarsanya tanggal 5 Maret 2021. Setelah itu langsung kami bagikan ke desa – desa, namun setelah di bagikan ditemukan sebanyak 186 Indomie Goreng yang masa kadaluarsanya tanggal 3 Februari 2021.” jelas Kosasi Plh. kasie Kesos diruang kerjanya, Selasa (02/02/21).

Setelah mengetahui ada sebanyak 186 dus mie instan tanggal kadaluwarsanya tanggal 3 dan 25 Februari 2021, maka pihak kecamatan meminta kepada pihak Desa agar tidak membagikan bantuan tersebut serta menarik kembali, dan berkoordinasi dengan pihak Dinsos Kab. PALI.

“Sehari setelah membagikan bansos tersebut kami mendapat laporan dari desa ada mie instan yang akan kadaluwarsa, maka pihak kecamatan meminta kepada pihak desa jika ada mie instan yang Expired tolong jangan dibagikan ke masyarakat dan kami berkoordinasi dengan pihak Dinsos, sehingga pada tanggal 22 Februari 2021 pihak Dinsos menukar mie Instan yang sudah dan akan kadarluwarsa.” Ungkap Kosasi serta Staffnya saat memberikan keterangan dengan awak media.

Bansos mie instan di kecamatan Penukal Utara yang ditarik kembali terdapat di lima desa.

“Dari 17 desa hanya ada di 5 desa yang ditemukan kadaluwarsa, yaitu desa Tanjung baru, Lubuk Tampui, Karang Tanding, Kota Baru dan Tempirai Barat.” Tutup Kosasi.

Camat Penukal Utara Maka Giansar, SH saat dibincangi awak media di ruang kerjanya.
Camat Penukal Utara Maka Giansar, SH saat dibincangi awak media di ruang kerjanya. Selasa (02/03/21)

 

Sementara itu, Camat Penukal Utara Maka Giansar, SH saat dibincangi awak media di ruang kerjanya, Selasa (02/03/21), membenarkan bahwa ada mie instan yang masa kadarluwarsa di beberapa desa dan sudah di tukar oleh pihak Dinsos Kab. PALI.

“Setelah mengetahui laporan adanya mie instan yang memasuki masa kadaluwarsa, saya perintahkan Plh. Kasi Kesos (Kosasi) untuk menarik kembali mie instan tersebut dan Alhamdulillah langsung terkumpul dan saat ini sudah ditukar pihak Dinsos.” Kata Camat Penukal Utara.

Setelah didapat informasi dari pihak kecamatan Penukal Utara salah satu tim awak media mencoba menghubungi pihak pemerintah desa untuk menanyakan terkait bansos kadarluwarsa tersebut via telepon.

“Memang waktu diambil dari gudang Dinsos belum kadaluwarsa, nah jadi kalau tidak salah dua hari setelah diambil baru ada yang kadaluwarsa sebagian, kalau tidak salah tanggal 3 Februari 2021 Expired date nya” ungkap Budiman Kades Lubuk Tampui melalui sambungan telepon (03/03/21).

Mendapat informasi awal dari lapangan tim mencoba konfirmasi ke pihak Dinsos Kab. PALI dengan mendatangi kantornya di jalan Talang Kelapa Pendopo – Simpang Belimbing, namun di sana Plt. Kadin dan Kabid yang menaungi Bansos tidak ada di tempat.

“Ibu Kadin tidak ada lagi rapat untuk kabidnya juga tidak ada.” Ujar salah satu staff penerima tamu.

Namun tim tidak sampai di situ tetap mencari dan menggali informasi siapa yang bisa di konfirmasi di Dinsos, pada saat itu hanya bendahara dinas yang menemui awak media.

“Terkait bansos itu saya tidak tahu, dan untuk data bansos yang masuk dan keluar saya tidak tahu” Kata Bendahara Dinsos Kab. PALI dengan senyum ramahnya.

Dengan tidak bertemunya tim dengan pemangku kepentingan di Dinsos, salah satu tim (awak media) mencoba konfirmasi via pesan singkat WhatsApp dengan Plt. Kadin Dinsos

“Besok dikantor,” tulis Plt Kepala Dinas Sosial PALI Metty Etika, SE, M.Si dipesan Whatsapp-nya, Rabu malam (03/03/2021). (Tim)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!