Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Belum Ada Dana, Pilkades Serentak Di Kab. PALI Terancam Di Undur

Rabu, 21 Agustus 2019 | 7:45 pm
Reporter: Hendri Irdianto, SH
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 611
Sejumlah CAKADES di Kab. PALI Mendatangi Kantor Bupati, Guna Membahas Rencana Di Undurnya Pesta Demokrasi Tingkat Desa Pilkades Di Terima Sekda Kab. PALI,

Sejumlah CAKADES di Kab. PALI Mendatangi Kantor Bupati, Guna Membahas Rencana Di Undurnya Pesta Demokrasi Tingkat Desa Pilkades Di Terima Sekda Kab. PALI, Rabu (21/08/2019)

Sejumlah CAKADES di Kab. PALI Mendatangi Kantor Bupati, Guna  Membahas Rencana Di Undurnya Pesta Demokrasi Tingkat Desa Pilkades Di Terima Sekda Kab. PALI,
Sejumlah CAKADES di Kab. PALI Mendatangi Kantor Bupati, Guna Membahas Rencana Di Undurnya Pesta Demokrasi Tingkat Desa Pilkades Di Terima Sekda Kab. PALI, Rabu (21/08/2019)

 

Pali LintasPe –

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) merencanakan pengunduran pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Pesta demokrasi tingkat desa yang seharusnya di gelar pada 29 Agustus 2019 terpaksa di rencanakan di undur pada 19 September 2019, dikarenakan ketiadaan dana.

Kepala DPMD PALI, A Gani Akhmad melalui Sekretaris DPMD Mardiansyah mengaku bahwa ada wacana untuk Pilkades serentak akan di undur, dikarenakan belum adanya dana untuk Pilkades di Kab. PALI

“Secara logika saja, bagaimana bisa menggelar pesta demokrasi kalau dana belum cair?. Memang ada yang sanggup menalangi terlebih dahulu dana Pilkades itu, namun kami sudah koordinasi dengan Kejari, bahwa hal itu menyalahi aturan. Jadi kami berharap, seluruh desa yang bakal gelar Pilkades jumlahnya ada 36 untuk bersabar menunggu informasi selanjutnya,” ujarnya.

Dengan wacana pengunduran jadwal Pilkades menuai protes dari Calon Kepala Desa (CAKADES) serta merta mereka mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kantor Bupati Kabupaten Pali guna mempertanyakan dengan duduk bareng membahas permasalahan ini.

Cakades Zakaria Cakades Tempirai Utara, sangat menyayangkan permasalahan diundurkan jadwal pemilihan ini, sebab seluruh calon sudah siap secara fisik dan non fisik.

“Tidak ada angin apapun, perubahan jadwal pun berubah tanggal 19 september, kami seluruh calon di desa menolak keras, dan tetap pada tanggal 29 agustus sesuai dengan surat dari panitia pelaksana,” ucapnya, rabu (21/8/2019).

Disini cakades merasa dirugikan, dan apabila keputusan ini tidak disepakati, “Kami bersama masyarakat akan mendatangi kantor Bupati Pali dan DPRD meminta keadilan, jangan keputusan dirubah-rubah,” ucapnya.

Sementara itu anggota BPD Desa Tempirai Selatan, Abdul Karim, hanya meminta ketegasan saja dari dinas terkait, sebab panitia telah berkorban, untuk mempersiapkan Pilkades ini.

“Dari pelaksanaan pun sudah disiapkan, sebab panitia telah membuat surat pencoblosan calon kepala desa, jangan sampai kami panitia dituntut masyarakat banyak, dan panitia meminta perlindungan hukum kepada kepolisian, serta penegak hukum lainnya, jangan sampai panitia diserang,” pintanya.

Sekda Pali Syahron Nazil, mengungkapkan dari laporan DPMPD, diundurkan jadwal Pilkades Pali, disebabkan ada sebagian desa yang melengkapi berkas administrasi pencalonan.

“Saya tidak bisa memutuskan sepenuhnya, sebab semuanya ada di keputusan Bupati Pali, dikarenakan Bupati memiliki kewenangan lebih, khususnya tentang pelaksanaan Pilkades serentak,” tukasnya.

Syahron menambahkan pertemuan hari ini (red), antara puluhan cakades dan DPMD, akan dibahas lagi, dengan menggelar rapat internal, sebab harus ada camat yang datang.

“Setelah rapat akan membuahkan hasil, hasil ini akan disampaikan dengan bupati Pali, sesuai dengan aturan, jangan sampai setelah usai Pilkades, Pali bermasalahan dengan hukum yang ada, dan tidak sesuai dengan undang – undang tentang Pilkades,” tutupnya.
(Hendri Irdianto, SH)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!