Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Bersinergi Tanggulangi Bencana Banjir, Polres Muba Rapat Koordinasi Samakan Presepsi

Rabu, 26 Februari 2020 | 11:00 am
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 360

Suasana rapat koordinasi penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Musi Banyuasin. Rabu (26/02/2020)

Foto bersama usai rapat koordinasi penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Musi Banyuasin. Rabu (26/02/2020)

MUBA LINTASPE-

Maraknya bencana alam yang melanda Indonesia akhir-akhir ini, telah menjadi perhatian serius pemerintah. Mengingat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memiliki wilayah yang sebagian besar merupakan hutan dan merupakan daerah aliran sungai Musi, hal itu tidak menutup kemungkinan akan berdampak terjadinya bencana alam seperti Banjir, angin puting beliung dan pohon tumbang.

Menyikapi kemungkinan terburuk yang bakal terjadi, Polres Muba menggelar rapat koordinasi penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Musi Banyuasin.

Rapat yang di gelar di aula H. Alex Noerdin Mapolres Muba ini dipimpin oleh Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem S.Ik, dihadiri para Kapolsek jajaran Polres Muba, Kasdim 0401/Muba M. Daud, beserta para Danramil dalam jajaran Kodim, Asisten I H. Yudi Herzandi, beserta para Camat yang ada di kabupaten Muba dan Dinas terkait lainnya. Rabu (26/02/2020).

Dalam sambutan Kapolres Muba mengatakan bahwa rapat yang dilaksanakan ini selain untuk berkoordinasi dan konsolidasi tindak lanjut pengendalian dan penanganan banjir secara menyeluruh agar langkah-langkah penanganan lebih terintegrasi lagi. Dimulai dengan mengupayakan kesiapsiagaan dini, hingga melaksanakan patroli dan sambang kepada masyarakat guna pengurangan resiko bencana.

“Juga bertujuan untuk memupuk jalinan silaturahmi para Forkominda, menyatukan presepsi agar tidak ada kesalahpahaman dan tidak saling menyalahkan, jangan sampai uneg – uneg yang ada tidak tersampaikan guna bersama – sama mencari solusi untuk mengatasi curah hujan yang cukup tinggi sehingga debit air pun meningkat”, ujar Kapolres.

Bencana banjir ini adalah kehendak Allah SWT, namanya juga alam, kita tidak bisa menolaknya. Untuk itu, mari bersama – sama kita mensiasati dan mengatasi nya.

“Kita tidak boleh berdiam diri, kita musti waspada, mengontrol status bencana yang ditetapkan oleh pemerintah daerah karena ini adalah perintah bapak presiden, di musim kemarau masalah karhutla di kedepankan begitu juga di musim hujan, TNI dan Polri bersama Stakeholder diperintahkan untuk mengatasinya”, papar Yudhi.

Menyikapi hal itu, Kepala BPBD Muba Indira Purnama S.Sos MM, menyampaikan bahwa berdasarkan siklus prediksi BMKG, puncak hujan terjadi di bulan Maret, akan tetapi di bulan November pihaknya sudah mengadakan rapat dalam rangka siap siaga penganggulangan banjir.

“Di Kabupaten Muba ini ada dua jenis banjir yakni luapan sungai Musi dari kecamatan Sanga Desa, Lawang wetan dan Lais, dan instensitas hujan yang terjadi di sungai kecil di Kecamatan Keluang, Babat Supat, Tungkal Jaya, Bayung Lencir dan Pangkalan Bayat”, beber Indita.

Disampaikan Indita, bahwa status banjir saat ini Siaga I, akan tetapi perlu siaga darurat, untuk itu dilakukan bersama aparat di tingkat bawah. “Kami ada satgas di setiap kecamatan yang berkoordinasi dengan Polsek, Babinsa, Camat untuk mengantisipasi masalah ini dengan mengedepankan bantuan dan melakukan relokasi kepada masyarakat yang terdampak banjir”, ujar Kepala BPBD Muba.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!