Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Diduga Bakar LB3 “Asap Hitam Keluar Dari Cerobong Incinerator RSUD Talang Ubi”

Minggu, 14 Juli 2019 | 5:26 pm
Reporter: Hendri Irdianto, SH
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 935
Photo Cerobong Incinerator RSUD Talang Ubi Mengeluarkan Asap Hitam Pekat Tidak Putih, Yang Di Duga Mencemari Udara.

Photo Cerobong Incinerator RSUD Talang Ubi Mengeluarkan Asap Hitam Pekat Tidak Putih, Yang Di Duga Mencemari Udara. Minggu, (14/07/2019)

Photo Cerobong Incinerator RSUD Talang Ubi Mengeluarkan Asap Hitam Pekat Tidak Putih, Yang Di Duga Mencemari Udara.
Photo Cerobong Incinerator RSUD Talang Ubi Mengeluarkan Asap Hitam Pekat, Di Duga bakar LB3. Minggu, (14/07/2019)

 

Pali Sumsel LintasPe –

Dengan terbitnya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.56/Menlhk-Setjen/2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) dari Fasilitas Kesehatan merupakan panduan untuk pengelolaan limbah medis, tetapi yang terjadi dari cerobong Incinerator milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi mengeluarkan asap hitam pekat bukan putih, yang di duga adanya kegiatan membakar limbah B3 medis.

Menanggapi keluhan masyarakat sekitar RSUD Talang Ubi, awak media menyambangi ruang kerja Dirut RSUD Talang Ubi beberapa hari lalu, dr Hj Tri Fitrianti menjelaskan.

“Untuk Limbah B3 dalam pemusnahannya pihak Rumah Sakit bekerjasama dengan pihak ketiga, yang mempunyai ijin resmi dari kementerian Lingkungan Hidup sesuai dengan SOP yang berlaku”. Jelas Dokter Jebolan UNSRI ini.

Saat di mintai keterangannya Dirut Rumah Sakit Talang Ubi tidak sendiri, di temani Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)  Analis Lingkungan RSUD PALI Mesi, Am.kl, mesi megatakan bahwa yang di bakar itu bukan Limbah B3 melainkan kertas yang tidak terpakai.

“Iya benar yang kami bakar itu kertas berkas lama yang sudah tidak terpakai lagi”. ungkap Mesi.

Tepat hari ini minggu 14 Juli 2019, sekitar pukul 08.30 WIB awak media di hubungi warga sekitar RSUD Talang Ubi, bahwa ada asap hitam pekat masih terlihat keluar dari cerobong Incinerator.

Awak media @lintasperistiwa.com-pun bergegas ke lokasi yang di beritahukan oleh warga tersebut, dari hasil dari pantauan wartawan di lapangan, memang benar dari cerobong Incinerator milik RSUD mengeluarkan asap pekat hitam tidak berwarna putih. Alhasil udara di duga tercemari oleh limbah pembakaran tersebut. Minggu, (14/07).

Salah satu warga yang selama ini mengeluhkan dan khawatir dengan sering adanya asap hitam pekat yang keluar dari Incinerator milik RSUD, sebut saja Paijo yang tidak mau di sebutkan nama aslinya.

“Saya Sangat khawatir dengan kandungan asap hitam pekat ini, karena apabila ada asap yang keluar dari cerobong saya sering merasakan pusing kepala dan asap tersebut berbau menyengat”. Beber Paijo.

Ia juga menambahkan pihak RSUD Talang Ubi sering melakukan pembakaran di Incinerator.

“Asap hitam pekat sering keluar dari cerobong itu”, Jelasnya.

Paijo juga berharap pihak RSUD meninggikan lagi cerobong Incinerator agar asapnya tidak berdampak langsung ke warga sekitar.

“Saya berharap pihak RSUD Talang Ubi, meninggikan lagi cerobongnya sehingga asapnya tidak turun kebawah dan asap tersebut di analisa agar tidak menggangu kesehatan yang sering di keluhkan”. Tutupnya

Saat di konfirmasi Dirut RSUD Talang Ubi dr Hj Tri Fitrianti tidak berada di tempat dan berada di luar kota dikarenakan hari libur, saat di tanyakan apakah ada kegiatan pembakaran di Incinerator dalam pesan singkatnya (Via WhatsApp) ia tidak mengetahui lebih lanjut dan akan berkoordinasi dengan Staffnya.

“Saya konfirmasi dulu sama Staff saya, karena saya berada di luar kota” jawab pesan singkat Tri Fitrianti.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)  Analis Lingkungan RSUD PALI, Mesi, Am.kl, ketika dikonfirmasi mengatakan.

“Saya konfirmasi dulu ke operatornya”. jawab pesan singkatnya.

Sehubungan dengan hari libur, maka awak media konfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. PALI, Via WhatsApp  perihal asap hitam pekat yang keluar dari cerobong Incinerator RSUD Talang Ubi, sampai berita ini di turunkan  Bakrin, Kabid Lingkungan Hidup, Bakrin belum memberikan tanggapan.(Hendri Irdianto, SH)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!