Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Diduga Lalai, LSM GPTK Minta Pihak Terkait Tindak Tegas PT Medco E & P Indonesia Wil. Rimau

Kamis, 12 November 2020 | 11:40 pm
Reporter: red
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 213
Pipa Minyak PT Medco E & P Indonesia Wil. Rimau yang bocor dal sudah dilakukan Clam. Selasa, (!0,11,2020)

Pipa Minyak PT Medco E & P Indonesia Wil. Rimau yang bocor dal sudah dilakukan Clam. Selasa, (!0,11,2020)

Pipa Minyak PT Medco E & P Indonesia Wil. Rimau yang bocor dal sudah dilakukan Clam. Selasa, (!0,11,2020)
Pipa Minyak PT Medco E & P Indonesia Wil. Rimau yang bocor dal sudah dilakukan Clam. Selasa, (!0,11,2020)

MUBA, SUMSEL, LINTASPERISTIWA.COM, – Beberapa waktu lalu telah terjadi kebocoran Pipa Minyak Mentah milik PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau tepatnya di Desa Lais Utara/ Bonot Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Kab. Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Indonesia.

Sebelumnya, diduga telah terjadi kebocoran sebanyak  dua (2) kali pada Pipa Injeksi Air  yang juga milik PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau.

Menyikapi hal ini Ketua LSM Gabungan Trisula Pengungkap Kabar (GPTK) Warto menyampaikan bahwa adanya dugaan kelalaian yang dilakukan oleh pihak PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau.

“Menurut kami terjadi kebocoran Pipa Minyak PT Medco Indonesia adalah sebuah kelalaian, seperti pengecekan pipa per-periode, kontrol lokasi, uji berkala, umur pipa yang sudah terpasang”.

Lanjut Warto, “Pengontrolan pipa bisa dilakukan melalui pressure testing, pengontrolan bisa juga melalui Kepala Sumur, Kepala Sumur merupakan salah satu komponen penting dalam proses pengeboran dimana Kepala ini dipasang pada setiap akhir dari casing dan tubing string di permukaan sumur”.

Sisa akhir lokasi yang dibersikan oleh pihak PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau. Selasa, (!0,11,2020)
Sisa akhir lokasi yang dibersikan oleh pihak PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau. Selasa, (!0,11,2020)

Diduga pihak perusahaan telah lalai dalam melakukan IDENTIFIKASI BAHAYA DAN ANALISIS RISIKO PADA JARINGAN PIPA TRANSMISI Pipa Minyak, “Identifikasi bahaya, dilakukan pada pipa transmisi (Minyak Mentah) yang berpotensi terjadi kebocoran atau kegagalan sistem perpipaan. Metode identifikasi yang dilakukan dengan menggunakan Analisis Bahaya Pekerjaan dan Analisis Pohon Peristiwa.  Ungkapnya.

Masih kata Ketua LSM GPTK “Kami melihat PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau juga telah lalai dalam mengidentifikasi bahaya terhadap dua tahapan proses kegiatan yaitu tahapan kegiatan operasional distribusi minyak mentah melalui pipa transmisi yang terbagi menjadi tiga sub kegiatan”.  Warto.

“Selanjutnya kami minta kepada pihak terkait untuk mengambil sikap tegas sesuai prosedur dan menindak setiap kelalaian yang dilakukan perusahaan dilingkungan wilayah PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau tempat terjadinya kebocoran pipa minyak dan akibat yang terjadi setelah terjadinya kebocoran, agar tidak terjadi lagi kebocoran dan pencemaran lingkungan diwilayah operasional perusahaan”. Tegas warto.

Saat dikonfirmasi kepada pihak PT Medco E & P Indonesia melalui Humasnya Ibu Novita Ambar Sari ia mengatakan komunikasinya akan diteruskan kepada Lead of Relations”. Ujar Warto.

“Wa alaikum salam warohmatullahi wa barokatuh Pak Kutni., Terima kasih atas perhatiannya. Mohon berkenan untuk komunikasinya kami teruskan kepada Bapak Yulianto Pawit selaku Lead of Relations. Terima kasih.

Selanjutnya media juga melanjutkan Konfirmasi terkait kepada Yulianto Pawit selaku Lead of Relations pada PT Medco E & P Indonesia dengan beberapa pertanyaan yang sama seperti yang media Konfirmasikan kepada Humas PT Medco E & P Indonesia Novita Ambar Sari  dengan poin pertanyaan : Apakah Pihak PT Medco E&P Telah Melakukan upaya Antisipasi sesuai standar prosedur sebelum terjadi kebocoran..?, ………., Sejauh mana IDENTIFIKASI BAHAYA DAN ANALISIS RISIKO PADA JARINGAN PIPA TRANSMISI CRUDE OIL DI PT Medco E&P Dilakukan..?………., @ Pipa Corosi -Umur Pemakain Pipa, Standar pemasangan pipa di lokasi PT Medco E&P apakah sudah sesuai dengan Prosedur MIGAS..?

Dikonfirmasi pada Rabu, 11 Nopember 2020 Sampai berita ini kami Update belum ada hasil jawaban terkait beberapa poin Konfirmasi yang kami sampaikan.

 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!