Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

DPRD : Hutang Mencapai 418 M, Bisa Hancur Kabupaten PALI

Selasa, 16 Februari 2021 | 11:07 pm
Reporter: HENRI INDRIANTO, SH
Posted by: Admin
Dibaca: 740
Suasana Rapat Pembahasan Honor Perangkat Desa Di Ruang Sidang Paripurna DPRD PALI

Suasana Rapat Pembahasan Honor Perangkat Desa Di Ruang Sidang Paripurna DPRD PALI.

Suasana Rapat Pembahasan Honor Perangkat Desa Di Ruang Sidang Paripurna DPRD PALI
Suasana Rapat Pembahasan Honor Perangkat Desa Di Ruang Sidang Paripurna DPRD PALI.
 
 
Forum Komunikasi Kepala Desa Penukal Abab Lematang Ilir beberapa waktu lalu menyurati Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terkait belum di bayarkannya Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2020 dan honor perangkat desa yang belum di bayar atau di cairkan sampai saat ini (16/02/2021).
 
Terkait hal tersebut DPRD Kab. PALI mengadakan rapat diskusi dengan Forum Komunikasi Kepala Desa PALI (FK2DP) dan Pemkab. PALI  yang di hadiri oleh 30 Kades, Dinas BPKAD dan DPMPD serta dinas terkait Kab. PALI di ruangan rapat paripurna DPRD.
 
“Bahwa sesuai surat yang kami terima dari FK2DP untuk anggaran 2020 terkait keterlambatan pembayaran tunjangan perangkat desa dari Juli 2020 yang mempuyai tunggakan sekitar 216 M, itu termasuk 35 M untuk desa serta tunda bayar di Kabupaten PALI, mulai dari honor guru, perangkat desa, iuran BPJS masyarakat PALI, hutang kepada Bank Sumsel sebesar 22 M dan SMSI sebesar 180 M sehingga total mencapai Rp 418 Milyar .” Ungkap H. Asri Ag SH. M.Si selaku Ketua DPRD PALI.
 
“Tujuh bulan uang transport guru serta iuran BPJS masyarakat PALI selama satu tahun senilai 36 M belum di bayar oleh Pemkab. PALI, di dalam Undang – undang BPJS itu menyebutkan setiap warga negara Indonesia wajib terdaftar kepersertaan di BPJS kesehatan, jadi yang wajib saja di lalaikan oleh Pemkab. PALI apalagi yang tidak wajib, jadi warga PALI tidak dilayani lagi untuk berobat, jika seperti inilah hancur PALI, untuk kedepannya sampaikan ke Bapak Bupati kita rubah sistemnya.” Ungkap Ketua DPRD PALI saat rapat diskusi.
 
Wakil Ketua 1 DPRD PALI Irwan, ST menyatakan mengapresiasi sikap Ketua DPRD yang sangat tegas menyikapi tunda bayar ini, serta wakil Ketua 1 ini berharap permasalahan ini cepat diselesaikan.
 
“Saya sangat apresiasi yang tinggi kepada Ketua DPRD PALI karena sudah cukup lantang dan tegas menyikapi perihal ini, dan saja kita rapat untuk mendengarkan keluhan kepala desa dan disini saya tegaskan kepada BPKAD dan DPMPD Kab. PALI apa permasalahan nya terkait tunda bayar ini, dan beberapa hari yang lalu saya dan Ketua dan beberapa anggota  DPRD melakukan kunjungan dan menanyakan hal ini ke Kemendagri dan Kementrian Keuangan serta berharap kejadian ini tidak berlarut – larut.” Ujar Irwan, ST selaku wakil Ketua 1 DPRD PALI.
 
“Untuk pembayaran honor perangkat desa ini akan melalui mekanisme pergeseran oleh tim TAPD sehingga tunda bayar ini bisa masuk ke APBD tahun 2021, namun untuk sekarang itu dalam proses penyesuaian anggaran untuk melakukan pergeseran sampai dengan sekarang, untuk pembayaran setelah pergeseran dengan melakukan perubahan maka siap di bayarkan dan mudah – mudahan bulan tiga ini dana bagi hasil di transfer dari pemerintah pusat.” Ungkap M. Yusi, ST selaku Sekdin Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kab. PALI.
 
Namun dengan penjelasan dari perwakilan BPKAD tersebut, pihak DPRD dan FK2DP merasa kurang puas, sehingga rapat di tunda sekitar pukul 13.30 WIB dan meminta Sekda PALI serta Plt. Ketua BPKAD datang pada rapat tersebut, namun setelah rapat di teruskan sekitar pukul 16.00 Wib sampai sekitar pukul 17.00 Wib Sekda dan Ketua Plt. BPKAD PALI tidak hadir dalam rapat tersebut, sehingga rapat di tutup oleh Ketua DPRD PALI.
 
“Kami minta pembayaran tunda bayar yang di dahulukan yaitu sifatnya pelayanan, saya kira itulah apa boleh buat, karena DPRD bukan pengambil keputusan, yang pengambil keputusan itu pihak eksekutif dan kami tahu hasil rapat ini bukan harapan FK2DP terkait kepastian pembayaran tunda bayar ini, maka dari itu kita sama – sama bersabar dan DPRD PALI akan memonitor permasalahan ini.” Tutup H. Asri AG, SH. M.Si (16/02/2021).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!