Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Dugaan Korupsi Proyek APBN, Kadis Perikanan Muba Ditahan Jaksa

Kamis, 5 Desember 2019 | 9:10 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 1801

Suasana awak media wawancara dengan kasi intelijen Kejari Muba. Kamis (05/12/2019)

Suasana awak media wawancara dengan kasi intelijen Kejari Muba. Kamis (05/12/2019)

MUBA LINTASPE-

Atas dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek kegiatan pembangunan gudang beku terintegrasi skala kecil pada Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), tiga orang tersangka digiring oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Muba untuk dibawa ke mobil tahanan menuju Lapas Kelas II B Sekayu. Kamis (05/12/2019)

Informasi yang dihimpun awak media, ketiga tersangka yakni AM selaku Kuasa Penggunaan Anggaran (KPA) yang sedang menjabat Kadis Perikanan Muba, MR selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan RH selaku pelaksana kegiatan.

“Penahanan ketiga tersangka tersandung korupsi anggaran tahun 2016 bersumber dari APBN di lokasi Kecamatan Sungai Lilin ini merupakan tahap II pelimpahan tersangka beserta alat bukti dari penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)”, ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Muba, Suyanto SH MH, melalui Kasi Pidsus Kejari Muba, Arie Apriansyah didampingi didampingi Kasi Intelejen Achmad Arjansyah SH saat dikonfirmasi awak media.

Berdasarkan petunjuk pimpinan, terang Arie. Tim penuntut umum melakukan penahanan selama 20 hari, terhitung 5 hingga 24 Desember mendatang di Lapas Kelas II B Sekayu karena ketiga tersangka belum ada itikad baik untuk mengembalikan kerugian negara dan efektifitas dalam persidangan di PN Tipikor Palembang nantinya.

“Kuasa hukum dari 2 tersangka yang mengajukan penangguhan, namun dari pertimbangan-pertimbangan yang diajukan oleh kuasa hukum, tetap instruksi pimpinan untuk di lakukan penahanan. Kita tidak kabulkan pengajuan penangguhannya”, tegasnya.

Untuk alat bukti, sambungnya. Berupa dokumen-dokumen mulai dari perencanaan, lelang hingga surat pencairan atau SP2D.

“Para tersangka akan dikenakan primer pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 subsider pasal 3 junto pasal 18 Undang-undang Tipikor, ancaman hukuman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit 200 juta rupiah dan paling banyak 1 miliar”, beber Kasi Pidsus Kejari Muba.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.