Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Haji Mobile, Mudahkan Masyarakat Daftar Haji

Rabu, 24 Juli 2019 | 6:31 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 635

Foto bersama usai launching pelayanan pendaftaran haji mobile dan ruang pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), dihalaman Kantor Kemenag Muba. Rabu (24/07/2019)

Foto bersama usai launching pelayanan pendaftaran haji mobile dan ruang pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), dihalaman Kantor Kemenag Muba. Rabu (24/07/2019)

MUBA LINTASPE-

Guna membantu memudahkan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam rangka mereka untuk mencapai memenuhi niatnya untuk berangkat naik haji bagi yang mampu, memenuhi panggilan Allah SWT. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muba meresmikan dan melaunching pelayanan pendaftaran haji mobile dan ruang pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), dihalaman Kantor Kemenag Muba. Rabu (24/07/2019)

Pendaftaran haji mobile dan Pelayanan PTSP ini merupakan yang pertama di Indonesia, dan komitmen dari Kementerian Agama untuk reformasi birokrasi.

“Reformasi Birokrasi adalah salah satu usaha yang dilakukan zona integritas, yakni wilayah bebas korupsi, dan wilayah birokrasi bersih melayani. Wilayah birokrasi bersih melayani ini merupakan bersih melayani seperti PTSP dan pelayanan haji yang mobile”, ujar Kakanwil Kemenag Provinsi Sumsel, H. M. Alfajri Zabidi S.Pd MM M. Pdi.

Dengan adanya program ini, sambungnya. Seksi di Kemenag ini bisa mengimplementasi kan UU No. 13 Tahun 2008, memberikan pelayanan, bimbingan dan perlindungan bagi calon jamaah indonesia, termasuk pendaftaran.

“Bila perlu rumah nya di jenguk tetapi harus sesuai dengan regulasi. Ini adalah suatu bentuk inovasi, sangat sederhana namun sangat urgent dan bermanfaat untuk semua”, ucap Alfajri.

Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat untuk melaksanakan rukun islam ke lima ini sangat antusias, selain ekonomi yang mendukung, juga kondusif sehingga pihaknya terus perbarui pelayanan yang maksimum, agar masyarakat terlayani dengan baik.

“Ya, umroh selalu bermasalah, banyak sekali travel luar mau izin tidak dikasih, ini kedepan kita koordinasi dgn stakeholder yang ada. Kalau terindikasi melakukan penipuan, masyarakat merasa dirugikan laporkan kepada polisi untuk di proses secara hukum. Ketika polisi menyatakan salah, laporkan kemenag karena wewenang kemenag hanya merekomendasikan untuk izin, kita coret travel yang bersangkutan”, tegas Kakanwil.

Disampaikannya bahwa Sumsel sudah 13 tahun untuk mendaftar dengan 7085 dalam satu tahun. “Tahun ini ada penambahan 8545 secara keseluruhan”, ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Muba diwakili Sekda Muba Drs. H. Apriyadi M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas yang dilakukan oleh jajaran Kementerian Agama Sumatera Selatan dan khususnya Kementerian Agama Musi Banyuasin, terutama dalam hal inovasi yang dilakukan ini.

“Ini adalah untuk memberikan kemudahan dalam rangka proses pelayanan kepada masyarakat dengan adanya pendaftaran haji melalui mobile ini. Sedangkan PTSP ini merupakan bentuk transparansi pada unit – unit yang melaksanakan publik”, jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda mengajak untuk bersama – sama memberikan layanan yang terbaik sehingga masyarakat merasa lebih dekat dan semakin mudah dalam hal memperoleh proses – proses pelayanan publik.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!