Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Hampir Sepuluh Titik Kerusakan Jalan-Tak Bisa Dilalui, Warga Desa Ulak Kembang Butuh Tanggap Darurat Dari Pemkab. Muba

Kamis, 11 Februari 2021 | 12:19 pm
Reporter: RED
Posted by: Admin
Dibaca: 325
Akses Jalan Menuju Desa Ulak Kembang.

Kondisi Akses Jalan Menuju Desa Ulak Kembang.

Akses Jalan Menuju Desa Ulak Kembang.
Kondisi Akses Jalan Menuju Desa Ulak Kembang Kec. BHL Kab. Muba Prov. Sumsel.

MUBA, SUMSEL, LINTASPERISTIWA.COM, – Sebelumnya, diberitakan diberbagai media online yang menuliskan bahwa Akses Penghubung desa Ulak Kembang dengan beberapa desa Tetangga terancam lumpuh diakibatkan jalan yang sulit untuk dilalui baik oleh Kendaraan Roda 2 maupun Roda 4. selanjunya, Tim Investigasi Gabungan Pers Muba turun langsung ke desa Ulak Kembang, Kecamatan ( Kec. ) Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin ( Kab. Muba ). Kamis (11/2/2021).

Dari data hasil investigasi, ternyata jalan akses antara desa Pangkalan Bulian menuju desa Ulak Kembang hampir Puluhan Titik Kerusakan Jalan yang dipenuhi Lumpur Merah, Genangan Air yang meluap dan Lubang yang dalam.

Akses tersebut dikhawatirkan akan berdampak kepada Perekonomian dan Hasil Kebun Warga yang tak bisa keluar diakibatkan jalan yang sampai hari ini belum adanya perbaikan dari pihak terkait.

Menurut warga setempat YS (42) yang mengungkapkan kepada tim investigasi, jalan ini sentral keluar masuknya kehidupan Perekonomian warga kami dan desa tetangga, saya bangga atas beberapa Prestasi yang dicapai oleh Pemkab Muba, akan tetapi dahulukan akses infrastrukturnya.

“Kami warga desa Ulak Kembang, mencatat beberapa titik kerusakan jalan, bahkan sudah puluhan titik kerusakan yang menghambat kami, terkadang kendaraan kami pun mengalami kerusakan akibat seringnya tesendat di bagian jalan berlumpur,” ujar YS yang setiap harinya lalu lalang dijalan tersebut.

Harapan kami tidak banyak, walaupun kami sudah mendengar akan adanya peningkatan jalan, namun prioritaskan dulu. “Karena kami butuh tanggap darurat untuk akses jalan kami, ada saja jalan yang hampir setinggi pinggang orang dewasa digenangi air, coba pikirkan dulu itu,” tegas dia kepada tim investigasi.

Sementara itu Kepala Desa Ulak Kembang Sulastri menjelaskan, saya sudah beberapa kali melakukan pengecekan jalan ini. “Ternyata hampir puluhan titik kerusakan jalan yang tak bisa dilalui, termasuk ada juga banjir yang menggenang karena tidak adannya aliran tempat air, diharapkan kepada instansi terkait agar melakukan Gerak Tanggap Darurat untuk laporan ini,” bebernya.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!