Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Jalan Rusak Parah, Warga Pinggap Butuh Perhatian

Senin, 10 Juni 2019 | 11:03 am
Reporter: Tim
Posted by: redaksi
Dibaca: 145

Kondisi Jalan Penghubung Desa Kasmaran Kec. Lawang Wetan Menuju Desa Pinggap Kec. Batang Hari Leko Kab. Muba Provinsi Prov. Sumsel. Minggu (09/06/2019)Desa Kasmaran Kec. Lawang Wetan Menuju Desa Pinggap Kec. Batang Hari Leko Kab. Muba Provinsi Prov. Sumsel.

Kondisi Jalan Penghubung Desa Kasmaran Kec. Lawang Wetan Menuju Desa Pinggap Kec. Batang Hari Leko Kab. Muba Provinsi Prov. Sumsel. Minggu (09/06/2019).

 

Sekayu Muba LintasPe –

Jalan Penghubung Desa Kasmaran Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin (Kab. Muba) Menuju Desa Pinggap Kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Prov. Sumsel) Sangat Memprihatinkan.

Pasalnya disepanjang  jalan tersebut terdapat tiga titik kerusakan pada badan jalan dengan kedalam lobang mencapai 30 centi meter sehingga sulit untuk dilalui pengendara baik roda dua maupun roda empat sejak beberapa tahun ini.

Menurut salah seorang warga pinggap meminta namanya dirahasiakan mengatakan kepada wartawan media ini minggu (09/06/2019) Sudah hampir 3 tahun ini jalan dari kasmaran menuju desa pinggap ini rusak parah.

“Kalau jalan ini jelas untuk selama tiga tahun terakhir ini rusak parah apa lagi kalau musim penghujan, karena jalan yang berlobang tersebut dipenuhi air dan lumpur sehingga tidak dapat dilewati oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat”.

“Parahnya lagi bagi anak anak sekolah yang bersekolahnya di desa kasmaran terkadang harus rela pakaian sekolahnya kotor oleh lumpur untuk itu kami selaku warga pinggap mengharapkan kepada bapak bupati dodi resa alek noerdin agar dapat memperbaiki jalan kami jangan sampai bertambah parah, kami juga meminta pembangunan Box Cover di dua titik aliran air yang melintasi jalan karena penyebrangan untuk melintas sudah rusak dan sekarang dipasang dengan kayu balok oleh warga agar bisa dilewati”. Tutupnya.

Di titik kerusakan, seorang pengendara yang sedang melintas membenarkan adanya kerusakan jalan tersebut.

“Sepengetahuan saya setelah dibangun beberapa tahun lalu sampai saat ini belum ada lagi pembangun jalan menuju desa pinggap ini karena saya setiap hari melintasi jalan ini jadi saya tahu persis kondisi badan jalan dan benar jika musim penghujan bermandi lumpur jika melewati jalan ini”. Terangnya.

“Kami berharap kedepannya ada perbaikan karena hanya ada satu inilah jalan penghubung antara desa kasmaran dan desa pinggap”. Harapnya.(Tim)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.