Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kasdim Dan Danramil Jajaran Kodim 0406/MUsirawas Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi 2019 Di Polres Lubuklinggau

Selasa, 28 Mei 2019 | 1:48 pm
Reporter: red.rill.penremgapo
Posted by: redaksi
Dibaca: 229
Suasana kegiatan Apel Gelar Operasi Ketupat Musi tahun 2019 Polres Lubuklinggau

Suasana kegiatan Apel Gelar Operasi Ketupat Musi tahun 2019 Polres Lubuklinggau

Suasana kegiatan Apel Gelar Operasi Ketupat Musi tahun 2019 Polres Lubuklinggau
Suasana kegiatan Apel Gelar Operasi Ketupat Musi tahun 2019 Polres Lubuklinggau

 

Penrem 044/Gapo, 28 Mei 2019

Bertempat di lapangan apel Markas Polres Lubuklinggau Jln. Yosudarso Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau dilaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi tahun 2019 Polres Lubuklinggau dengan mengambil tema ”Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Musi 2019 kita tingkatkan sinergitas Polri dan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1440 H di wilayah Kota Lubuklinggau”, Selasa (28/5/2019).

Tampak hadir dalam kegiatan apel tersebut Walikota Lubuklinggau S.N.Prana Putra Sohe, Kasdim 0406/Musirawas Mayor Inf B.Hutauruk, Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono S.I.K, MH, Kajari Lubuklinggau Zairida, SH., Danramil 406-08/Kota Lubuklinggau, Pasimin Brimob Yon B Pelopor, Kadishub Kota Lubuklinggau, para Kabag Polres Lubuklinggau dan para Kapolsek jajaran Polres Kota Lubuklinggau.

Dalam amanat Kapolri yang disampaikan oleh Walikota Lubuklinggau selaku Inspektur Upacara disampaikan, bahwa Operasi Ketupat Musi Tahun 2019, yang akan digelar selama 13 hari, mulai Rabu dini hari tanggal 29 Mei 2019 hingga Senin tanggal 10 Juni 2019, memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi di tahun-tahun sebelumnya. “Operasi Ketupat Tahun 2019 akan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu Tahun 2019. Hal tersebut membuat potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat Tahun 2019 semakin kompleks”, terang Kapolri.

Operasi Ketupat Tahun 2019 akan diselenggarakan di 34 Polda dengan 11 Polda prioritas, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumatra Selatan, Polda Sulawesi Selatan, Polda Bali, dan Polda Papua. “Operasi akan melibatkan 160.335 personel gabungan, terdiri 93.589 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel Kementerian dan Dinas terkait, 11.720 personel Satpol PP, 6.913 personel Pramuka, serta 16.076 personel organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan”, jelasnya.

Selain itu, dalam Operasi Ketupat 2019 ini akan digelar 2.448 Pos Pengamanan, 764 Pos Pelayanan, 174 Pos Terpadu, dan 12 lokasi check point sepeda motor, pada pusat aktivitas masyarakat, lokasi rawan gangguan Kamtibmas, serta lokasi rawan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. “Objek pengamanan dalam Operasi Ketupat Tahun 2019, antara lain berupa 898 terminal, 379 stasiun kereta api, 592 pelabuhan, 212 bandara, 3.097 pusat perbelanjaan, 77.217 masjid, dan 3.530 objek wisata”, katanya.

Analisis dan evaluasi terhadap penyelenggaraan Operasi Ketupat Tahun 2018 menujukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik. Koordinasi dan kerja sama sinergis seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan Operasi juga mendapatkan apresiasi positif dari publik. “Saya memiliki keyakinan dan harapan bahwa keberhasilan yang telah diraih dalam Operasi Ketupat Tahun 2018 akan dapat ditingkatkan di tahun 2019 ini. Polri didukung TNI dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam Operasi Ketupat Tahun 2019, akan bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya dalam pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2019”, pungkasnya.(red.rill.penremgapo)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.