Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kinerja DLH Kab. PALI Di Pertanyakan

Selasa, 17 Maret 2020 | 8:56 pm
Reporter: Hendri Irdianto, SH
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 849
Suasana saat Tim MPC PP Melihat keadaan TPS LB3.

Suasana saat Tim MPC PP Melihat keadaan TPS LB3. Selasa, (17/03/202)

Kantor DLH Kab. PALI yang terletak di Jl. Merdeka Handayani Mulia Kel. Handayani Mulia, Kec. Talang Ubi, Kab. PALI

Kantor DLH Kab. PALI yang terletak di Jl. Merdeka Handayani Mulia Kel. Handayani Mulia, Kec. Talang Ubi, Kab. PALI. Selasa (17/03/2020).

 

Pali LintasPe –

Setelah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi mengakui Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) medis yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Simpang Airport Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI itu memang miliknya, yang ditemukan oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kab. PALI.

Kemarin MPC PP Kab. PALI mendatangi RSUD Talang Ubi dan Kantor DPRD Kab. PALI, hari ini (17/03/2020) MPC PP kembali mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. PALI dan memintanya untuk menindak tegas siapa saja yang terlibat terkait pencemaran lingkungan Limbah B3 medis yang ada di TPA Simpang Airport tersebut, serta mempertanyakan penerbitan ijin Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 milik RSUD Talang Ubi.

“Coba di kroscek ulang dalam penerbitan ijin TPS LB3 milik RSUD talang ubi, yang katanya sudah memenuhi syarat di terbitkannya, sedangkan kondisi pada saat tim kami dari MPC PP Kab. PALI kesana keadaannya amburadul, menurut kami tidak sesuai untuk di jadikan tempat penyimpanan sementara limbah B3 medis, dimana menurut keterangan Dirut RSUD Limbah harus di simpan terlebih dahulu di Frezer sebelum di angkut oleh pihak yang mengelola Limbah B3 namun pada kenyataannya limbah berserakan dan di tumpuk di lantai”, ungkap Aka Gnr selaku ketua PAC PP Penukal Kab. PALI.

Selain mempertanyakan penerbitan ijin Limbah B3 milik RSUD, MPC PP Kab. PALI mengajak DLH Kab. PALI untuk turun ke lapangan guna melihat langsung TPS Limbah B3 milik RSUD Talang Ubi.

“Kami mengajak DLH Kab. PALI untuk sama-sama melihat TPS Limbah B3 milik RSUD, namun tidak mau di karenakan dengan alasan tim tehnis lingkungan tidak ada di tempat, kami anggap seakan-akan tidak ada keseriusan DLH Pali dalam menindaklanjuti kasus ini, apalagi dalam kasus ditemukannya Limbah B3 di TPA, DLH Pali hanya memberikan surat teguran dan peringatan saja maka dari itu kinerja DLH PALI kami pertanyakan”, ujar Reno Karim, SH selaku Koordinator Lingkungan Hidup MPC PP Kab. PALI.

Saat di konfirmasi DLH Kab. PALI membenarkan bahwa dalam kasus penemuan Limbah B3 Medis milik RSUD Talang Ubi, DLH Kab. PALI hanya memberikan surat peringatan kepada RSUD Talang Ubi.

“Terkait permasalahan tersebut, DLH Kab. PALI sudah memberikan surat peringatan kepada pihak RSUD, namun untuk membawa permasalahan ini ke jalur hukum, kami belum membawanya ke jalur hukum, dan untuk ijin TPS Limbah B3 milik RSUD Talang Ubi, dulu sebelum ijin terbit kami sudah melihat langsung dan pada saat itu, ijin bisa di terbitkan di karenakan TPS sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, namun kalau keadaan sekarang saya belum tahu di karenakan saya hanya melihat dari foto yang di berikan ke saya, kecuali kalau saya melihat langsung dan untuk hari ini saya tidak bisa ke sana di karenakan tim teknis kami tidak ada di tempat”, ungkap Bakrin. Ama Kabid LH sekaligus Plt. Kadin DLH Kab. PALI.

Dirut RSUD Talang Ubi saat memberikan klarifikasi terkait Limbah B3 yang di letakan tanpa di masukan dalam freezer dikarenakan Limbah B3 baru di angkut dari ruang pasien dan pada saat tim dari MPC PP Kab. PALI memfoto keadaan TPS LB3 freezer tertutup tumpukan limbah B3 medis yang baru di kumpulkan.

“Pada saat tim MPC PP Kab. PALI melihat dan memfoto keadaan TPS LB3, memang freezer tidak kelihatan di karenakan tertutup tumpukan sampah Limbah yang baru di kumpulkan dan belum di masukan ke dalam freezer, di sana ada dua unit freezer untuk menyimpan Limbah B3”, jelas dr. Hj. Tri Fitrianti.

Awak media mencoba meminta tanggapan BLH Provinsi Sumsel terkait pemberitaan sebelumnya tentang RSUD Talang Ubi Akui Limbah di TPA Miliknya melalui pesan singkat WhatsApp.

“Saya akan pelajari dahulu berita di link nya…. Setelah jelas baru kami bisa sampaikan sesuai prosedur administrasi penanganannya… Salam”, pesan singkat WhatsApp Yulkar Kabid Penegakan Hukum Lingkungan BLH Prov. Sumsel. (Hendri Irdianto, SH)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!