Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kirab Pemuda Untuk Persatuan Indonesia

Selasa, 18 September 2018 | 1:49 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: lintas peristiwa
Dibaca: 175

Asisten I H Rusli SP MM sedang memberikan arahan pada rapat pemantapan panitia kirab pemuda. Selasa (18/09/2018)

Suasana rapat pemantapan panitia kirab pemuda di audotorium pemkab muna. Selasa (18/09/2018)

 
Muba Sumsel LintasPe- 
 
Guna meningkatkan persatuan dan kesatuan pemuda, keterampilan pemuda, kemandirian ekonomi pemuda melalui kegiatan yang kreatif, patriotik, gembira, massal, kompetitif dan memorable, serta menjadikan kreatifitas pemuda sebagai motor penggerak pemersatu kebhinekaan. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) akan kedatangan peserta Kirab Pemuda Indonesia. Untuk itu, diadakan rapat pemantapan panitia Kirab Pemuda di Audotorium Pemkab Muba. Selasa (18/09/2018)
 
Start Kirab Pemuda ini terbagi menjadi dua yakni untuk titik Start zona I dari Kota Sabang Aceh, dan untuk Zona II dari kota Marauke Papua. Kedua zona tersebut sama – sama akan finish di Bali.
 
Penyambutan peserta kirab pemuda Indonesia ini dari Provinsi Jambi Ke Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 29 September hingga 03 Oktober, di Desa Suka Jaya Kecamatan Bayung Lencir.
 
Dalam paparan, Kepala Dispopar Sumsel Drs H Akhmad Yusuf mengatakan bahwa kirab pemuda ini bertujuan untuk meningkatkan persatuan dan patriotisme pemuda selaras dengan makna Bhineka Tunggal Ika, mempromosikan kreativitas pemuda sebagai bagian dari upaya untuk memberdayakan potensi pemuda, mendorong optimalisasi potensi daerah melalui peran pemuda, bersinergi dengan pemangku kepentingan terkait, mengkondisikan langkah – langkah inovatif dalam rangka meningkatkan perlindungan terhadal pemuda dari faktor – faktor destruktif, menginspirasi terlaksana nya rangkaian program / kegiatan kepemudaan diseluruh daerah untuk melakukan pelayanan kepemudaan, memenuhi hak pemuda, dan membuka seluas – luasnya partisipasi pemuda dalam pembangunan.
 
“Adapun prinsip pelaksanaan kirab pemuda ini, yakni tata Pemerintah yang baik, transparansi, akuntabilitas, partisipasi, keterbukaan informasi, supremasi hukum. Non diskriminasi yakni tidak menbedakan suku, ras, agama, jenis kelamin, bahasa, paham politik, asal kebangsaan, status ekonomi, kondisi fisik, maupun Psikis pemuda, atau faktor lainnya. Kreativitas, konektivitas, inovatif, serta berbasis teknologi informasi”, terangnya.
 
Kegiatan peserta Nasional di tiap titik singgah, akan melalukan pawai budaya kreatif, gala pemuda, deklarasi pemuda, pentas seni budaya pemuda, Bakti sosial pemuda, kunjungan ke media lokal, lomba pidato / orasi, lomba MC Multi bahasa, lomba senam poco poco, ikrar pemuda untuk Indonesia satu, jalan sehat, temu komunitas pemuda, workshop / pelatihan pemuda dan kegiatan dilokasi homestay.
 
“Tahap pelaksanaan titik singgah kirab pemuda di Muba yakni persiapan administrasi, rapat koordinasi, perekrutan peserta, pembekalan peserta, pelaksanaan /Start , monitoring, evaluasi dan pelaporan kirab pemuda”, tambahnya.
 
Menanggapi hal itu, Asisten I H Rusli SP MM berharap agar acara ini terselenggara dengan baik, sukses dan menggembirakan serta tidak ada cela kegagalan. 
 
“Untuk itu, kepada seluruh panitia untuk bekerja keras dan berkoordinasi satu sama lain, baik tingkat kabupaten dan provinsi agar tidak saling lempar atau menyalahkan. Karena keberhasilan Kabupaten juga merupakan kesuksesan di Provinsi, itu lah yang dinilai di mata Kementerian Dispopar”, harapnya. (WindaC)
 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.