Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kwarcab GP Muba Gelar Upacara Hari Pahlawan Ke- 73

Sabtu, 10 November 2018 | 12:47 pm
Reporter: Red.
Posted by: redaksi
Dibaca: 112
Pramuka Kwarcab Muba Sumsel LintaPe

Suasana Upacara Hari Pahlawan Tahun 2018 di Halaman Sekretarit Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin. Sabtu, (10/11/18)

Pramuka Kwarcab Muba Sumsel LintaPe

Suasana Upacara Hari Pahlawan Tahun 2018 di Halaman Sekretarit Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin. Sabtu, (10/11/18)

Upaca H pahlan Kwarcab GP Muba

Photo bersama seusai upacara hari pahlawan di kwarcab GP Muba. Sabtu, (10/11/18)

 

Muba Sumsel LintasPe –

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin(Kwarcab GP Muba), Hari ini Menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke- 73 yang diselenggarakan di Halaman Sekretarit Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin. Sabtu, (10/11/18)

Bertindak sebagai pembina upacara Wakil Ketua Kwarcab Muba H Qotrudin SE M.Si, Sebagai Petugas Pimpinan Upacara Sekretaris Kwarcab Muba Sumadi MS SE M.Si, Pengucap Undang-undang Dasar 1945 Sarmidi Ama. Pd, Pesan Pahlawan disampaikan Marwan S.Pd dan Do’a dipimpin oleh Pangge S.Pd.

Dalam amanat upacara H Qotrudin menyampaikan bahwan Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal 10 november 2018 dan Qotrudin mengajak kepada semua agar selalu bersyukur atas rahmat Allah SWT.

“Hari Pahlawan kita peringati setiap tanggal 10 november 2018, ini merupakan peristiwa penting untuk mengingat pertempuran surabaya, sebuah peristiwa sejarah perang antara pihak tentara indonesia dengan pasukan britenia raya di kota surabaya, jawa timur perang sampai 5 hari 5 malam”. Kata Qotrudin.

Lanjut “Ini semua kita lakukan sebagai bentuk penghormatan kita untuk mengenang para pahlawan yang telah berusaha payah memperjuangkan kemerdekaan indonesia”. Tegas Kotrudin.

Dibulan November ini ada banyak hari-hari penting yang kita peringati seperti, hari inovasi indonesia tanggal 1 november.

“tanggal satu november kita peringati hari Inovasi Indonesia, tanggal 11 November kita peringati sebagai hari Pembangunan Indonesia, tanggal 12 november kita peringati sebagai hari Ayah Nasional dan hari Kesehatan Nasional, tanggal 14 november yaitu hari Brigade Mobil(Brimob) dan hari Diabetes Internasional, tanggal 20 november kita peringati sebagai hari anak-anak sedunia, tanggal 21 november diperingati sebagai hari Pohon Sedunia, tanggal 25 november kita peringati sebagai hari Guru, tanggal 28 november ditetapkan sebagai hari Penanaman Pohon Indonesia dan tanggal 29 november kita peringati sebagai hari Korps Pegawai Republik Indonesia”. Papar Kotrudin.

Selanjutnya kata qotrudin pada hari penting itu kita bisa melihat pada kondisi apa kita bisa berbuat, tentunya kita sebagai peserta didik dalam mengisi kemerdekaan ini.

“Saya mengingatkan kembali, sebagai anggota pramuka kita tidak mungkin tidak mempunyai Identitas, berkaitan dengan itu pembuatan Kartu Tanda Anggota Pramuka berbasis ATM yang sudah kita laksanakan dan berjalan saat ini tantu sangat bermanfaat bagi kita semua, walaupun adik-adik bukan berstatus sebagai pencari uang akan tetapi dengan kartu tanda anggota pramuka adik-adik bisa mulai belajar hidup hemat salah satu caranya yaitu dengan menabung dan sebagai bekal dikekemudian hari”. Pesan Qotrudin.

“Kalau adik-adik ingin membuat KTA Pramuka cukup dengan membuka rekening tabungan di Bank Sumsel Babel dengan Persyaratan yang telah ditentukan seperti, Mengisi Blangko Pendafyaran, Photo ukuran 3X4 sebanyak Dua(2) lembar, Foto Copy KTP dan KK sebanyak satu(1) lembar dengan biaya membuka rekening sejumlah Seratus Ribu Rupiah(Rp. 100.000,-)”. Tutup Kakak Andalan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin ini.

Kutipan Pesan Pahlawan yang disampaikan Kak Marwan S.Pd dinataranya pesan PESAN-PESAN PERJUANGAN ATAU KATA MUTIARA DARI PARA PAHLAWAN NASIONAL.
1. Pesan Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang. “ Untuk keamanan dan kesentausaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan
tidak akan terperosok hidupnya, dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya “.

2. Pesan Pahlawan Nasional Jenderal Sudirman : “ Tempat saya yang terbaik adalah ditengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus”.

3. Pesan Pahlawan Nasional Prof. DR. R. Soeharso : “ Right or Wrong my country, lebih-lebih kalau kita tahu, negara kita dalam keadaan bobrok, maka justru saat itu pula kita wajib memperbaikinya “.

4. Pesan Pahlawan Nasional Prof. Moh. Yamin, SH : “ Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar
didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita
sendiri “.

Pesan Pahlawan Nasional Supriyadi : “ Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi “.

6. Pesan Pahlawan Nasional Teuku Nyak Arif : “ Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama “

Pesan Pahlawan Nasional Abdul Muis : “ Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita tidak bisa, jika memang mau berjuang “.

8. Pesan Pahlawan Nasional Pangeran Sambernyowo / KGPAA
Mankunegoro : – Rumongso melu handarbeni ( merasa ikut memiliki ) – Wajib melu hangrungkebi ( wajib ikut mempertahankan ) – Mulat sario hangroso wani ( mawas diri dan berani bertanggung jawab ).

9. Pesan Pahlawan Nasional Pattimura : “Pattimura-pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-pattimura muda akan bangkit”.

10. Pesan Pahlawan Nasional Silas Papare : “Jangan sanjung aku, tetapi teruskanlah perjuanganku” sanaan Peringatan Hari Pahlawan 2018.

11. Bung Tomo : “Jangan memperbanyak lawan, tetapi perbanyaklah kawan”.

“Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga”.

12. Gubenur Suryo : “Berulang-ulang telah kita katakan, bahwa sikap kita ialah lebih baik hancur daripada dijajah kembali”.

13. Soekarno : “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Dan berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.”

“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka”.

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”.
“Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah”

14. Moh. Hatta : “Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata untuk membela cita-cita”.

“Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta. Jangan mengharapkan bangsa lain
respek terhadap bangsa ini, bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan Ibu Pertiwi.”

R.A. Kartini : “Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah
beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan.

Kata “Aku tidak dapat!” melenyapkan rasa berani. Kalimat
“Aku mau” membuat kita mudah mendaki puncak gunung”.

15. Ki Hajar Dewantara : Ing Ngarso Sung Tulodo (Di depan memberi contoh), Ing Madyo Mangun Karso (Di tengah memberi semangat) Tut Wuri Handayani (Di belakang memberi dorongan), (Semboyan yang diajarkan saat Ki Hajar Dewantara merintis Taman
Siswa yang didirikan pada tahun 1922 dan hingga kini masih dipakai dalam dunia pendidikan).(red)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.