Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Lahanya Diserobot PT. Rapp, Masyarakat Lalang Kabung Lakukan Aksi Turun Tejalan.

Rabu, 16 September 2020 | 3:47 pm
Reporter: Suswanto
Posted by: Dewi Sriwidari
Dibaca: 181
Nampak warga desa lalang kabung memblokir jalan acces PT. Rapp, guna menyampaikan aspirasi mereka dalam menuntut perusahaan yang telah menyerobot lahan mereka

Nampak warga desa lalang kabung memblokir jalan acces PT. Rapp, guna menyampaikan aspirasi mereka dalam menuntut perusahaan yang telah menyerobot lahan mereka, Selasa.(15/09/2020)

 

Nampak warga desa lalang kabung memblokir jalan acces PT. Rapp, guna menyampaikan aspirasi mereka dalam menuntut perusahaan yang telah menyerobot lahan mereka
Nampak warga desa lalang kabung memblokir jalan acces PT. Rapp, guna menyampaikan aspirasi mereka dalam menuntut perusahaan yang telah menyerobot lahan mereka, Selasa.(15/09/2020)

 

 

 

LINTASPERISTIWA.COM –
PELALAWAN, RIAU, – Puluhan warga masyarakat Desa Lalang Kabung melakukan aksi turun kejalan, mereka meminta Haknya dikembalikan tanaman sawit yang dirusak dan diserobot oleh Perusahaan harus diganti rugi. Aksi demo dilakukan di perempatan jalan Koridor PT. Rapp, Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan, Selasa (15/09/2020).

Aksi tersebut dilakukan dengan memasang beberapa spanduk dan memblokir jalan satu jalur hingga menyebabkan akses jalan mengalami kemacetan hingga 3 jam. Mereka meminta agar Perusahaan PT. Rapp segera mengembalikan hak lahanya dan tanaman sawit yang dirusak hingga diambil, lalu ditanami pohon Accasia yang telah dijadikan HTI (Hutan Tanaman Industri). Aksi dimulai pukul 08.30 pagi Wib s/d pukul 11.30 siang WIB.

Salah satu kordinator demo berinisial S. Sitompul didampingi Pendemo lainnya menyampaikan, ditengah keramaian. “Aksi ini kami lakukan demi menyuarakan aspirasi kami, memperjuangkan Hak kami, itu sudah kami tanamin sawit hingga buah pasir, kenapa perusahaan PT. Rapp seenaknya saja merusak dan mengambil hak kami, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu dan Komfirmasi ke Desa Lalang Kabung. Sekarang kami minta agar Top Menajemen Perusahaan bisa hadir disini untuk diminta kepastianya, baru kami bubar,” ujarnya.

Diapun menyebutkan bahwa kami memiliki dokumen legalitas lengkap didasari surat skgr salah satunya No 0373/skgr/ui/2013. dll, dari desa Lalang Kabung terlampir di spanduk.

“Sebenarnya Permasalahan ini sudah cukup lama berlarut sejak Tahun 2015 sampai sekarang belum juga ada titik terangnya,” ungkapnya.

“Sudah beberapa kali dilakukan pertemuan dengan perusahaan dan terakhir kali dilakukan di kantor desa Lalang Kabung bersama bapak Kepala Desa, Kapolsek, Camat Pelalawan mewakili dari Perusahaan bpk Wanzek dan kawan-kawan, dulu kami sudah buat Laporan Polisi (LP) pada tanggal 14 Desember 2015 Tahun lalu di Polres Pelalawan,” lanjut nya.

Lebih lanjut, dikarenakan tidak ada ujung penyelesaianya, polisi pun bertindak untuk membubarkan massa, Sekitar pukul 11.30 wib, polisi menghampiri massa, petugas kepolisian meminta massa agar membubarkan diri dengan alasan tak melaporkan surat pemberitahuan aksi terlebih dahulu.

Namun, tiba-tiba Kepala Desa Lalang Kabung Ahmad Ritonga buka suara, “meminta agar Perusahaan PT. Rapp, segera menyelesaikan permasalahan ini dengan masyarakatnya, agar tidak berlarut-larut,” tegasnya.

Kemudian, aksi tersebut berakhir dengan kesepakatan akan dimediasikan oleh polres Pelalawan pada hari ini Rabu (16/09/2020),hal ini juga dibenarkan oleh humas PT. Rapp saat dikonfirmasi via WA dan juga dikuatkan oleh keterangan Bapak Amiruddin yang lahannya diserobot oleh PT. Rapp, “bahwa tindaklanjut aksi demo kemaren akan dimediasikan oleh polres Pelalawan hari ini pukul 2 siang”, ungkapnya.(Suswanto)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.