Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Mari Gerakkan Tertib Lalu Lintas, Tidak Menerobos Lampu Merah

Jumat, 9 Februari 2018 | 12:21 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 2262

Suasana pengguna jalan baik pengendara roda dua dan roda empat pada saat menerobos lampu merah di simpang 4 Rumah dinas Bupati Muba. Jumat (09/02/2018)

Suasana pengendara roda dua dan roda empat pada saat menerobos lampu merah di simpang 4 Rumah dinas Bupati Muba. Jumat (09/02/2018)

Sekayu Musi Banyuasin LintasPe-

Di persimpangan kota-kota akan kita jumpai tiga buah lampu lalu lintas (merah, kuning dan hijau), tiga buah lampu dipersimpangan ini lebih dikenal dengan sebutan persimpangan lampu merah.

Lampu merah merupakan kode atau tanda bagi pengguna kendaraan agar memberhentikan kendaraannya, sementara lampu kuning merupakan kode atau tanda bagi pengguna kendaraan agar bersiap-siap, sedangkan lampu hijau merupakan kode atau tanda bagi pengguna kendaraan untuk menjalankan kendaraannya.

Lampu merah dibuat untuk mengatur jalannya lalu lintas pada sebuah persimpangan jalan. Lampu merah menyala secara bergantian yang berarti setiap pengguna jalan juga harus bergantian untuk melewatinya. Mematuhi rambu-rambu lampu lalu lintas harus selalu dilakukan demi keselamatan bersama.

Namun fungsi dan manfaat dari ketiga lampu tersebut kenyataannya sering dilanggar oleh para pengguna jalan itu sendiri. Para pengguna jalan yang memakai kendaraan sering menerobos lampu merah.

Sama halnya Di Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin terdapat satu-satunya lampu merah tepatnya di simpang empat rumah Dinas Bupati Muba, banyak pengendara tidak menaati lampu lalu lintas, baik pengendara yang memakai kendaraan roda empat, roda dua maupun kendaraan umum lainnya.

“Masyarakat menaati lampu merah kalau ada pak polisi jaga pagi-pagi, kalau gak ada pak polisi semuanya menerobos lampu merah, padahal kan menunggu lampu merah tidak lama, hanya 3 menit”, ujar Sarpan Effendy salah satu member Yamaha Solidarity Sekayu (YSS) yang tergabung dalam Ikatan Motor Musi Banyuasin (IM2) kepada awak media lintaspe saat menanti lampu hijau dipersimpangan Rumah Dinas Bupati.

Ia menambahkan bahwa mematuhi lampu lalu lintas tidak hanya demi keselamatan diri sendiri, tetapi juga pengendara lain yang melintas.

Menyikapi hal itu, Kasat Lantas Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Muba, AKP Rio Artha Luwih SH, S.Ik saat dikonfirmasi awak media lintaspe melalui via wa mengatakan bahwa menerobos lampu merah itu pelanggaran lalu lintas yang beresiko dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. 

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menaati lampu merah, demi keselamatan bersama dan tidak merugikan pengguna jalan lainnya. “Diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi rambu lalu lintas karena rambu lalu lintas dipasang demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Mari gerakkan tertib Lalu Lintas, tidak menerobos lampu merah”, himbau Kasat Lantas. (WindaC).

 

 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.