Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Menelan Dana Miliaran Rupiah, Bangunan Mesjid Masjid Nurul Yaqin Terkesan Asal Jadi

Senin, 24 Februari 2020 | 6:43 pm
Reporter: red.tim
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 898
Masjid Nurul Yaqin yang terletak di Kampung Baru, Kel Mangun Jaya, Kec. Batom Kab. Muba) Provinsi (Prov. Sumsel, kondisinyanya saat ini.

Masjid Nurul Yaqin yang terletak di Kampung Baru, Kel Mangun Jaya, Kec. Batom Kab. Muba) Provinsi (Prov. Sumsel, kondisinyanya saat ini.

Masjid Nurul Yaqin yang terletak di Kampung Baru, Kel Mangun Jaya, Kec. Batom Kab. Muba) Provinsi (Prov. Sumsel, kondisinyanya saat ini.
Masjid Nurul Yaqin yang terletak di Kampung Baru, Kel Mangun Jaya, Kec. Batom Kab. Muba Provinsi Prov. Sumsel, kondisinyanya saat ini.

Babat Toman Muba LintasPe –

Masjid Nurul Yaqin yang terletak di Kampung Baru, Kelurahan (Kel) Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman (Kec. Batom), Kabupaten Musi Banyuasin (Kab. Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Prov. Sumsel), terkesan mubazir dengan kondisinyanya saat ini sangat memprihatinkan.

Pasalnya bangunan yang berukuran lebih kurang 10×10 ini sudah mengalami banyak kerusakan, padahal masjid ini baru saja di bangun tahun 2019 lalu dengan menggunakan dana Anggaran Belanja Pendapan Daerah (APBD) Muba sebesar Rp. 1,3 milyar rupiah.

Dari pantauan tim awak media dilapangan terlihat bangunanya sudah banyak terdapat kerusakan, seperti pada bagian dinding banyak yang retak sementara polaponya kotor bekas genangan air, sementara finishingnya amburadul dan kayu-kayu seperti kusen, jendela dan pintu itu diduga kayu Racuk atau kayu kelas tiga, hingga bangunan mesjid ini diduga asal jadi saja tidak sesuai dengan RAB DAN BESTEK yang ada terkesan dijadikan ajang korupsi.

Tepatnya pada solat Jumat (21/2/2020). disaat pengurus Masjid itu paparan dan berkoordinasi dengan para jemaah, yang pada intinya mencari solusi untuk mendapatkan bantuan supaya dapat memperbaiki masjid itu, yang mana kondisi sekarang sudah sangat memprihatinkan, karena setiap sudah hujan masjid ini dipenuhi air marbot kita harus membersihkan masjid ini disetiap saat sudah hujan, ” kata H. Badui selaku bendahara masjid tersebut. Hal senada disampaikan Aswandi Lc, MH selaku ketua masjid Nurul Yaqin.

Kemudian Aswandi menembakan disaat pembangunan Masjid ini kami sama sekali tidak dilibatkan sementara Bongkaran Masjid ini kayu-kayunya kami tidak tahu kemana rimbanya, yang jelas setelah pembangunan masjid ini kayu-kayu bekas Bongkaran itu sama sekali tidak ada dan saya mengharapkan kepada pihak pemerintah Musi Banyuasin atau yang terkait lainnya dapat turun kelapangan dan memperbaiki masjid ini mengingat ini tempat ibadah harap Aswandi. (red/Tim)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!