Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Pemuda Pancasila Soroti Dugaan Fiktif Proyek Pembangunan Perkantoran Di PALI

Kamis, 4 Februari 2021 | 9:35 pm
Reporter: HENRI INDRIANTO, SH
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 217
Papan Informasi Proyek Yang Di Duga Fiktif

Papan Informasi Proyek Yang Di Duga Fiktif

Papan Informasi Proyek Yang Di Duga Fiktif
Papan Informasi Proyek Yang Di Duga Fiktif berlokasi dikecamatan Talang Ubi dengan Nomor kontrak 028/492/SPK/Pr-AH/DPKP/X/2020 Nilai Kontrak Rp. 4.648.782.000,

 

PALI, SUMSEL, LINTASPERISTIWA.COM, – Adanya dugaan fiktif pembanguan proyek perkantoran di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang di kerjakan oleh PT. ADHI PRAMANA MAHOGRA (sesuai papan informasi proyek) berlokasi dikecamatan Talang Ubi dengan Nomor kontrak 028/492/SPK/Pr-AH/DPKP/X/2020 Nilai Kontrak Rp. 4.648.782.000,- sumber dana APBD PALI tahun anggaran 2020 dan Waktu pekerjaan selama 75 Hari kalender.

Dugaan fiktif tersebut dikarenakan hingga hari ini 04/02/2021 yang seharusnya masa pengerjaan pembangunan fisik sudah rampung namun hingga sekarang belum ada terlihat bangunannya (belum berwujud), sesuai dengan judul papan informasi proyek tersebut yang nilai proyeknya Rp. 4.648.782.000,- hanya terlihat kerukan tanah.

Hal tersebut sangat disayangkan oleh Amrullah, ST selaku Sekjen Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten PALI saat dibincangi sejumlah awak media menyatakan dimasa pandemi seperti sekarang seharusnya pemerintah kabupaten PALI ini membuat kebijakan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, dibandingkan dengan membangun Perkantoran.

“Kami apresiasi kegigihan pemerintah dalam proses pembangunan sarana dan prasarana guna mengejar ketertinggal dari kabupaten terdahulu, namun kami sangat menyayangkan adanya pembangunan gedung perkantoran yang diduga fiktif, apalagi di masa pandemi (Covid-19) seperti sekarang ini, harusnya pemerintah daerah gotong royong, bersinergi dalam memulihkan perekonomian masyarakat, ini yang dibutuhkan masyarakat sekarang.”papar amrul

Dengan adanya permasalahan ini MPC PP Kab. PALI akan turun ke lapangan guna melihat adanya dugaan pembangunan perkantoran fiktif tersebut dan apabila terbukti akan melaporkan hal tersebut ke aparat penegak hukum.

“Kami akan turun kelapangan guna meninjau proyek tersebut, dan jika memang benar adanya maka kami akan laporkan ke aparat penegak hukum agar kedepan tidak ada lagi kejadian seperti ini.”jelas Sekjen MPC PP Kab. PALI.

Sementara itu Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman (Perkim) yang merupakan Leading sector tak ada satupun yang berkompeten dapat di wawancarai awak media terkait hal tersebut saat di sambangi di kantor dinas Perkim pada Kamis 04/02/2021.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!