Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Personil Kesatuan Keamanan Lapas Sekayu Latihan Menembak

Sabtu, 27 Juli 2019 | 9:12 am
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 701

Suasana personil lapas sekayu latihan menembak. Jumat (26/07)

Suasana personil lapas sekayu latihan menembak. Jumat (26/07)

MUBA LINTASPE-

Guna meningkatkan kemampuan petugas dalam menggunakan senjata, seluruh personil kesatuan pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sekayu Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan, mengikuti latihan menembak di Lapangan Tembak Lapas Sekayu. 

Pelatihan ini didampingi langsung Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sekayu Ronaldo De Vinci Talesa, AMd. I.P, S.H, M.H. beserta jajarannya.

Sebelum masuk ke latihan menembak,  Jumat (26/07) Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Sekayu, Tarmizi, SH memberikan ulasan tentang pengenalan dan pengecekan kondisi senjata dan peluru yang dimiliki Lapas, memastikan apakah kondisinya masih baik atau sudah kadaluarsa sehingga diperlukan penggantian dengan yang baru.

“Ini merupakan kegiatan dari Lapas Sekayu yang terus berinovatif meningkatkan kinerja dan skill para pegawai dan petugas Lapas,” ucap Tarmizi saat dikonfirmasi melalui whatsapp. Sabtu (27/07/2019)

Kesatuan Pengamanan Lapas, sambungnya. Yang telah memfasilitasi kegiatan untuk menghasilkan personel yang terlatih sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat siap dalam semua kondisi.

“Selain itu latihan ini juga untuk memberikan pelatihan baik teori dalam menggunakan senjata api laras pendek maupun laras panjang dan praktek dalam menembak”, tambah KPLP.

 

Sementara itu, Kalapas Sekayu, Ronaldo De Vinci Talesa, Amd. I.P, S.H, M.H. menambahkan bahwa penggunaan senjata api hanya boleh digunakan dan diperuntukkan melindungi nyawa manusia dan hanya boleh digunakan pada saat menghadapi keadaan luar biasa.

“Keadaan luar biasa yang dimaksud itu di antaranya untuk membela diri dari ancaman kematian dan atau luka berat, membela orang lain terhadap ancaman kematian dan atau luka berat serta mencegah terjadinya kejahatan berat atau yang mengancam jiwa orang lain”, terang Kalapas.

Bukan itu saja, lanjut Devin. Penggunaan senjata api juga diperuntukan untuk menahan, mencegah atau menghentikan seseorang yang sedang atau akan melakukan tindakan yang sangat membahayakan jiwa dan menangani situasi yang membahayakan jiwa, dimana langkah-langkah yang lebih lunak tidak cukup.

“Intinya dari semua itu dan pada prinsipnya penggunaan senjata api merupakan upaya atau langkah terakhir dalam menghadapi situasi yang berbahaya,” tutur orang nomor satu dijajaran Lapas Sekayu.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!