Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Pilkada PALI Memasuki Babak Baru, Semoga DH – DS Menang Di MK

Selasa, 19 Januari 2021 | 2:16 pm
Reporter: Hendri Irdianto, SH
Posted by: Admin
Dibaca: 230
Paslon DH - DS No Urut 1 di Pilkada Kab. PALI Pada Pilkada Serentak Kemarin

Paslon DH - DS No Urut 1 di Pilkada Kab. PALI Pada Pilkada Serentak Kemarin

Paslon DH - DS No Urut 1  di Pilkada Kab. PALI Pada Pilkada Serentak Kemarin
Paslon DH – DS No Urut 1 di Pilkada Kab. PALI Pada Pilkada Serentak Kemarin

 

PALI LINTASPERISTIWA.COM, – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada tanggal 9 Desember 2020 lalu yang di ikuti dua Pasangan Calon (Paslon) yaitu nomor urut 1. Devi Harianto, SH – H. Darmadi Suhaimi, SH (DH-DS) dan Petahana dengan nomor urut 2. Ir. H. Heri Amalindo, MM – Drs. H. Soemarjono (HERO).

Pada Pilkada kemarin terindikasi di duga adanya kecurangan sehingga Paslon DH- DS mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), sehingga pesta demokrasi di Bumi Serepat Serasan memasuki babak baru dan gugatan tersebut sudah teregristasi perkara di MK dengan nomor: 16/PAN.MK/ARPK/01/2021, serta pada pukul 10.00 Wib tertanggal 18 Januari 2021 WIB, telah tercatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK) perselisihan suara dengan registrasi perkara, Nomor 16/PHP.BUP-XIX/2021.

Calon Bupati PALI dari Paslon DH – DS Devi Harianto, SH. MH mengatakan, bahwa “Pihaknya optimis permohonannya di MK terkabulkan, karena sebanyak 51 dari 408 total Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pilkada PALI telah terjadi perselisihan suara dan di duga adanya kecurangan sehingga meminta pemungutan Suara Ulang (PSU) di 51 Tempat Pemungutan Suara (TPS)”.

“Dan sebanyak 51 TPS juga yang kita minta untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU,red). Yang kita ajukan sesuai dengan fakta dilapangan, berikut dengan bukti-bukti terlampir,” ujarnya, Senin (18/1).

Salah satu dugaan kecurangan antara banyak pemilih yang mencoblos lebih dari satu kali dan menguntungkan salah satu Paslon dan tersebar di seluruh kecamatan.

“Diantaranya, pada 51 TPS tersebut telah terjadi pemilih yang melakukan pemilihan lebih dari satu kali. Lalu, terjadinya jumlah surat suara yang melebihi jumlah absensi atau daftar hadir di TPS, Semua kecamatan terjadi, tidak ada yang mayoritas, karena semua kecamatan rata terjadi selisih suara,” ungkap Devi Harianto, SH. MH.

Sebelumnya, Ketua KPU PALI Sunario SE mengatakan, bahwa pihaknya juga saat ini sudah mempersiapkan diri terhadap permohonan yang dilakukan paslon 01 DHDS ke MK.

“Pada dasarnya kita sendiri siap untuk menghadapi Perselisihan Hasil Pilkada (PHP, red) Paslon 01 di MK dan kita siap melaksanakan apapun keputusan MK nantinya,” tegasnya.

Diterangkanya, bahwa pihaknya saat ini juga sudah menyiapkan beberapa data-data dan dokumen yang akan dibutuhkan, sesuai dengan permohonan paslon 01 DHDS ke MK yang sedang berlangsung.

“Insya Allah kita sudah siapkan data-data dan dokumen yg dibutuhkan sesuai dengan permohonan paslon 01 ke MK, kita menunggu keputusan MK tanggal 18 Januari 2021 mendatang,” pungkasnya.

Dukungan serta doa untuk kemenangan Paslon DH – DS atas gugatannya di MK terus mengalir dari sejumlah pihak dan pendukung di karenakan programnya memyentuh seluruh lapiasan masyarakat kecil di Kab. PALI.

“Semoga gugatan Paslon DH – DS di MK di kabulkan, sehingga bisa memimpin Kab. PALI kedepannya, Karena saya rasa programnya menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan bisa membawa PALI menuju Perubahan lebih baik lagi,” ujar Dedi pendukung setia DH – DS warga kecamatan Talang Ubi.(18/01/2021).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!