Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Portal Dibuka, PT GPI Penuhi Tuntutan Warga

Jumat, 18 Januari 2019 | 7:40 pm
Reporter: Ahmad Jahri
Posted by: Admin
Dibaca: 1238

Foto: Suasana Rapat Antara Manajemen Mina Mas Group dan Pemkab Muba serta Perwakilan Masyarakat, Rabu 16/01/2019.

Foto: Suasana Rapat Antara Manajemen Mina Mas Group dan Pemkab Muba serta Perwakilan Masyarakat, Rabu 16/01/2019.

 
MUBA SUMSEL, LintasPe
 
Aksi pemortalan jalan poros PT Ghutrie Pecconina Indonesia (GPI) Oleh warga terkait tuntutan warga nampaknya mulai menemui titik terang. Pasalnya Manajemen Mina Mas Group telah menggelar rapat bersama Pemkab Muba dan Perwakilan warga / Masyarakat di ruang kantor Pemkab Muba, Rabu 16/01/19.
 
Dalam pantauan awak media, Rapat tersebut di pimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs. H. Apriyadi, M.Si. di hadiri Asisten 1 H Rusli, SP., MM., Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE., MM., Manajemen Mina Mas Group (GPI), dan perwakilan Masyarakat H Yusuf Senen, H. Anwar dan Helmi.
 
Adapun Permasalahan yang di tuntut masyarakat adalah Plasma 7 Desa oleh H Anwar, Tuntutan Plasma H Yusuf Senen dan kawan kawan, Piutang Petani Plasma KUD Sinar Delima dan KUD Muda Rasan.
 
Berdasarkan data yang di himpun oleh wartawan lintasPe kesimpulan dari Rapat tersebut berbunyi, Disepakati tanggal 25/01/2019 Pihak PT GPI akan mengajukan izin lokasi kepada Pemkab Muba, Jika Pihak GPI tidak serius merealisasikan komitmen hari ini, maka pihak pemerintah akan memfasilitasi masyarakat untuk memportal jalan Produksi GPI, Dan Liaison Officer (LO)  yang di tunjuk dari pihak Pemda Muba Asisten 1 H Rusli SP MM, LO dari pihak perusahaan GPI Herman (Jakarta) dan Ahmad Yani (Sekayu).
 
Ketika di wawancarai H Anwar selaku perwakilan Masyarakat mengatakan bahwasannya kita telah membuka portal karena telah sepakat sesuai hasil rapat. Pihak GPI memenuhi tuntutan masyarakat. 
 
“Alhamdulillah Pihak GPI (Menejemen Mina Mas Group) telah memenuhi tuntutan Kita dan dalam jangka dekat ini kita paling lambat tanggal 25 nanti Manejemen Mina Mas akan langsung mengajukan izin Lokasi lahan seluas kurang lebih 10200 H dan setelah kesepaktan itu kita membuka portal di jalan poros GPI, ” Kata Anwar. 
 
Masih Katanya,” untuk lahan plasma itu itu sendiri rencananya ada 4 titik salah satunya di danau cala, “jelas Anwar. 
 
Senada dengan apa yang dikatakan H Yusuf Senen melalui Helmi bahwasannya berharap agar manajemen Mina Mas Group serius dan tidak melanggar kesepakatan hasil pemda yang di gelar di kantor Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin beberapa hari lalu. 
 
“Saya berharap Pihak GPI komitmen dan ya Kita tunggu saja keseriusan manajemen Mina Mas Group/ GPI untuk menyelesaikan permasalahan plasma ini sampai tangal 25 jika mereka tidak komit dengan hasil rapat kemarin maka kami pastikan ribuan masyarakat  akan turun dan portal semua jalan produksi GPI,” tegas Helmi.
 
Kemudian Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin melalui Asisten 1 H Rusli SP MM ketika di konfirmasi membenarkan bahwasnnya telah ada kesepakatan antara Perusahaan dan Masyarakat.
 
“Sudah masyarakat sudah sepakat dengan PT GPI, dan masyarakat telah membuka portal,” tulis Rusli di dinding Whatsappnya. (Ahmad Jahri) 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!