Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Samsat Kab. PALI Gelar Razia Pajak Kendaraan, Di Harapkan Masyarakat Sadar Pajak.

Kamis, 13 Agustus 2020 | 1:30 pm
Reporter: Hendri Irdianto, SH
Posted by: Dewi Sriwidari
Dibaca: 374
Tubagus, SE Kepala UPTD Samsat Kab. PALI Saat Di Sambangi Awak Media Di Ruang Kerjanya. Kamis,

Tubagus, SE Kepala UPTD Samsat Kab. PALI Saat Di Sambangi Awak Media Di Ruang Kerjanya. Kamis, (13/08/2020)

Tubagus, SE Kepala UPTD Samsat Kab. PALI Saat Di Sambangi Awak Media Di Ruang Kerjanya. Kamis,
Tubagus, SE Kepala UPTD Samsat Kab. PALI Saat Di Sambangi Awak Media Di Ruang Kerjanya. Kamis, (13/08/2020)

Pali Lintas Peristiwa.com –

Guna memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Samsat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menggelar razia pajak kendaraan baik roda empat maupun roda dua, salah satunya dilakukan di Simpang Lima Talang Ubi pada hari ini. Kamis, (13/08/2020).

“Kegiatan ini rutin setiap triwulan dan sudah ada kerjasama dengan pihak kepolisian seluruh kabupaten/ kota di Sumsel, guna memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor”. Ungkap Tubagus, SE selaku Ketua UPTD Samsat Kab. PALI.

Razia ini di lakukan dengan harapan masyarakat Kab. PALI sadar akan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.

“Dengan adanya razia ini di harapkan masyarakat sadar akan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotornya, karena di PALI sendiri masih banyak yang belum membayar pajak kendaraannya”. Ujar Tubagus, SE.

Dengan membayar pajak kendaraan bermotor maka masyarakat mendukung membiayai pembanguan.

“Pajak merupakan untuk kepentingan masyarakat PALI juga, karena dari uang pajak itu untuk membiayai pembangunan yang ada di Kab. PALI, jika pajak macet maka pembangunan juga bisa macet pula, maka dari itu kesadaran itu yang perlu kita kembalikan ke masyarakat akan pentingnya membayar pajak kendaraan.” Sambung Tubagus, SE.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) melaksanakan program penghapusan denda dan bunga pajak (pemutihan) kendaraan bermotor, kebijakan ini diambil Pemprov Sumsel melihat kondisi ekonomi daerah yang merosot akibat Pandemik COVID-19.

“Sekarang dari tanggal 1 sampai 31 Agustus 2020 ini bagi penunda pajak di berikan keringanan dalam membayar pajak yaitu penghapusan sanksi administrasi berupa denda pajak dan bunga pajak kendaraan bermotor itu sendiri, tapi pokok pajak tetap di bayarkan, sesuai dengan intruksi Gubernur Sumsel.” Ungkap Kepala UPTD Samsat Kab. PALI, saat di sambangi awak media di ruang kerjanya setelah lakukan razia pajak kendaraan bermotor. (Hendri Irdianto, SH).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!