Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Sekwan Diduga Gelapkan Uang SPPD DPRD PALI, Empat Kali Bertemu dan Layangkan Surat  Resmi DPRD Pemkab PALI Tak Digubris

Senin, 11 Januari 2021 | 11:11 pm
Reporter: Hendri Irdianto, SH
Posted by: Admin
Dibaca: 269
H. Asri Ag, SH. M.Si ketua DPRD Kab. PALI, Saat Memberikan Keterangan Kepada Awak Media

H. Asri Ag, SH. M.Si ketua DPRD Kab. PALI, Saat Memberikan Keterangan Kepada Awak Media (11/01/2020)

H. Asri Ag, SH. M.Si ketua DPRD Kab. PALI, Saat Memberikan Keterangan Kepada Awak Media
H. Asri Ag, SH. M.Si ketua DPRD Kab. PALI, Saat Memberikan Keterangan Kepada Awak Media (11/01/2020)

 

PALI, LINTASPERISTIWA.COM, – Ironi dan memprihatinkan di kala masyarakat sedang terpuruk dalam ekonomi karena terdampak COVID-19, oknum Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengelapkan anggaran tunjangan dana surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah PALI.

“Masalah keuangan di DPRD tahun 2020 terjadi hal-hal yang tidak kami inginkan, bahwa kami ini oleh PT. Purnama Mega Lestari sebagai agen perjalanan tiket dan hotel memutus kerjasama secara sepihak dengan anggota DPRD karena dianggap mempunyai tunggakan sebesar Rp 163.746.600.- Setelah kami cek diketahui bahwa tunggakan itu sudah di bayarkan oleh anggota dewan pembayaran melalui pemotongan oleh Bendahara dan Plt Sekwan PALI. Uang sebanyak ini sudah terkumpul rupanya tidak disetorkannya ke perusahaan itu, jadi bukan anggota dewan yang tidak membayar melainkan bendahara yang mengelapkan uang tersebut bersama Son Haji (Plt. Sekwan)”, terang H Asri AG. Selaku Ketua DPRD Kab. PALI (11/01/2020).

Bukan hanya uang SPPD Anggota DPRD Kab. PALI namun peminjaman dana oleh beberapa anggota dewan, akibat keuangan tidak lancar di Kab. PALI sebesar Rp. 122 juta, dan untuk membayar pinjaman tersebut sudah di potong oleh bendahara dan sekwan PALI melalaui SPPD yang sudah cair, namun lagi-lagi uang tersebut di gelapkan dan tidak dibayarkan kepada yang meminjamkan.

“Bukan itu saja, rupanya sudah ada pencairan uang dari BPKAD terakhir sekali sebesar Rp 1.9M. Uang itu untuk bayaran SPPD perjalanan dinas sekretariat termasuk ajudan saya dan sopir saya. Tapi rupanya uang itu tidak dibayarkan juga, padahal ajudan dan supir saya juga ada sejumlah TKS lainnya melayani saya siang malam tidak dibayar satu senpun, sejak bulan agustus uangnya sudah keluar dari BPKAD, lagi-lagi di tilep”, tambah Ketua DPRD Kab. PALI dengan nada tinggi.

Dengan kejadian tersebut kemungkinan kejadian pengelapan ini akan di bawah keranah hukum.

“Sejak tanggal 22 Desember 2020 saya belum pernah lagi bertemu sekwan. Saya sudah empat kali ajukan ke Bupati untuk menarik Son Haji sebagai Plt Sekwan dan menggantinya kepada orang yang memahami tugas dan fungsi sebagai Sekwan, tetapi sampai saat ini belum juga dilakukan, kami juga akan laporkan Plt Sekwan ke ranah hukum untuk mempertanggungjawabkannya. Saya bukan benci Son Haji tetapi saya kecewa dengan perbuatannya. Perbuatan ini akan berpengaruh pada kepercayaan masyarakat yang seolah-olah dewan yang berbuat,” tambahnya.

Dengan buruknya kinerja Sekwan Pimpinan DPRD Kab. PALI sudah secara resmi melayangkan surat dan sudah empat kali bertemu dengan Bupati PALI untuk menganti Sekwan.

“Kami sudah empat kali menemui Bupati PALI bahkan sudah melayangkan surat secara resmi untuk menarik Son Haji, SE. MM. M.Si namun sampai hari ini belum di ganti atau di berhentikan sebagai Sekwan yang jelas-jelas beliau ini (Son Haji) cacat kenapa Plt. Ini, sesuai dengan aturan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) no 2 tahun 2019 dan Undang-undang yang mengatur tentang kepegawaian no. 30 tahun 2014 Plt. Itu tiga bulan, dapat di perpanjang tiga bulan lagi, namun ini sudah jalan selama satu tahun menjabat Plt. dan sudah kami sampaikan namun tidak di gubris oleh Pemkab. PALI Dan kami berharap kedepan tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak di inginkan di DPRD PALI”, harap H. Asri Ag.

Sementara itu, Plt Sekwan Son Haji juga bendahara Sekwan tidak berada di ruangannya. Saat awak media ingin konfirmasi terkait hal tersebut.

Saat di mintai tanggapan Sahron Nazil selaku Sekretaris Daerah Kab. PALI terkait pengelapan uang SPPD Anggota DPRD mengatakan akan di teliti dahulu.

“Kita teliti dulu kebenarannya, ada inspektorat yg mengaudit bila ditemukan bukti awal yg kuat”, ungkap Sekda Kab. PALI melalui pesan singkat WhatsApp (11/01/2020).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!