Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Selama 14 Hari, Polres Muba Gelar Razia

Senin, 29 April 2019 | 3:17 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 1061

Suasana apel gelar pasukan Ops Keselamatan Musi. Senin (29/04/2019)

Suasana apel gelar pasukan Ops Keselamatan Musi. Senin (29/04/2019)

Suasana apel gelar pasukan Ops Keselamatan Musi. Senin (29/04/2019)

 
 
 
Sekayu Muba LintasPe – 
 
Guna menciptakan kondisi yang aman dan kondusif menjelang bulan suci ramadhan 1440 H pasca Pileg dan Pilpres 2019, Polres Muba akan menggelar Razia selama 14 hari, terhitung tanggal 29 April 2019 hingga 12 Mei 2019. 
 
Razia ini dilakukan setelah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Musi – 2019, di lapangan Mako Polres Muba Jl. Merdeka no 494 Kel. Serasan jaya Kec. Sekayu Kab. Muba. Senin (29/04/2019) pukul 08.00 Wib.
 
Dalam hal ini, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM sebagai Inspektur Upacara, dan Ipda Disa Javier Suwarta Putra S.Tr.K selaku Komandan Upacara. 
 
Dihadiri Pasi Ops Kapten ARM Marwan, Dansubpom Muba Kapten CPM Herly, mewakili Kadishub Muba Wendi, perwakilan Jasaraharja Muba Budi, 1 pleton anggota TNI, 1 pleton anggota Dalmas, 1 pleton anggota sat lantas, 1 pleton gabungan sat reskrim dan inteklam polres muba, 1 pleton anggota Dinas LLAJ, 1 pleton anggota Sat pol PP, dan seluruh anggota polres muba.
 
Dalam amanat Kapolres Muba, Ia mengharapkan apel gelar pasukan ini dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan terhadap 7 (tujuh) prioritas pelanggaran lalulintas.
 
“Pelanggaran lalulintas tersebut, yakni 1. Menggunakan handphone saat mengemudi, 2. Tidak menggunakan safety belt, 3. Melawan arus lalu lintas, 4. Mengendarai kendaraan dibawah Pengaruh alkohol/miras/narkoba, 5. mengemudikan kendaraan dibawah umur, 6. Melebihi batas kecepatan maksimal, 7. Menggunakan bahu jalan bukan peruntukannya”, ujar Kapolres.
 
Kapolres Wanita ini juga menuturkan bahwa data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang pada tahun 2017 sejumlah 833.607 kasus dan pada tahun 2018 sejumlah 1.243.047 kasus atau ada kenaikan trend (49%). sedangkan teguran tahun 2017 sejumlah 833.607 pelanggaran dan pada tahun 2018 sejumlah 891.525 pelanggaran atau ada kenaikan trend (7%).
 
“Pelaksanaan operasi keselamatan Musi – 2019 kali ini, kita prioritaskan kegiatan dikmas lantas yang mampu mewujudkan rasa simpatik masyarakat terhadap polri khususnya polantas, disamping itu untuk mengedukasi masyarakat agar menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang tertib”, tambah Andes.
 
Dan, sambungnya. Diharapkan dalam pelaksanaan Ops Keselamatan yang di laksanakan dari  selama (14 hari) nanti dapat merubah mindset masyarakat menjadi sadar dan taat kepada peraturan lalu lintas serta mampu menciptakan kamseltibcarlantas dengan sendirinya sehingga potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas yang terjadi dapat diminimalisir.
 
“Semoga pada pelaksanaan operasi keselamatan Musi – 2019 ini dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, meliputi 1. meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, 2. meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, 3. menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, 4. meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas”, harapnya. (WindaC)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!