Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Susah Registrasi SIM Card, Ini Cara Mengatasinya

Kamis, 1 Maret 2018 | 4:28 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 1723

Salah satu masyarakat sedang mengupdate KK dan KTP di Disdukcapil. Kamis (01/03/2018).

Salah satu masyarakat sedang mengupdate KK dan KTP di Disdukcapil. Kamis (01/03/2018).

 

Sekayu Muba LintasPe-

Banyak masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang susah melakukan registrasi ulang SIM Card. Hal ini membuat masyarakat resah karena setiap kali registrasi selalu gagal, sehingga mereka bertanya-tanya apakah ini kesalahan operator atau kesalahan dari sistem pencatatan penduduk.

“Maaf, data NIK yang anda masukkan salah. Mohon cek data diri Anda dan lakukan kembali proses registrasi”, begitulah isi SMS dari 4444 ketika registrasi.

Ketika dicoba kirim ulang, balasan dari 4444. “Anda sudah melewati batas maksimal registrasi. Silahkan untuk memperbaiki atau melaporkan NIK dan No KK Ke Dukcapil”.

Masyarakat tak perlu khawatir dan bingung, ini cara mengatasinya. “Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan registrasi SIM Card, jangan resah. Bawa fotokopi KK dan KTP ke Disdukcapil untuk di update ulang, kami siap melayani”, ujar Kepala Disdukcapil Muba melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Kependudukan Salim ST saat ditemui awak media lintaspe diruang kerjanya. Kamis (01/03/2018)

Disampaikannya bahwa proses pengupdatean akan dilakukan setelah lenggang waktu kerja sekira pukul 15.00 wib. “Hanya meninggalkan KK dan KTP saja, lalu tunggu 1×24 Jam masyarakat sudah bisa mendaftar SIM Cardnya”, terangnya.

Terpisah, Fahmi Sepwillyoni warga Jalan Kapten A Rivai Talang Jawa Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu mengaku bahwa dirinya benar-benar kebingungan setiap kali melakukan registrasi SIM Card selalu gagal. “Ya, saya langsung mendatangi grafari, pihak grafari menyuruh membawa fotokopi KK dan KTP ke Disdukcapil. Setelah itu, ditunggu 1×24, registrasi ulang berhasil dilakukan”, ungkapnya.

Ia pun berharap agar untuk dipermudahkan dalam registrasi ulang SIM Card ini, karena lumayan repot dan harus meluangkan waktu untuk mengurusnya ke Disdukcapil. “Harapannya sih, registrasi ulang SIM Card ini tidak perlu lagi harus mendatangi Disdukcapil”, harapnya.

Pihak Grafari mengatakan, sambung Fahmi. Walaupun tenggang waktu registrasi ulang telah berakhir kemarin (28/02), masyarakat masih bisa registrasi ulang. “Untuk itu segeralah registrasi. Jika tidak, SIM Card akan terblokir, otomatis SIM Card tidak bisa lagi digunakan untuk telepon dan SMS”, pungkas Fahmi. (WindaC)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.