Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Warga Muba Keluhkan Lampu Penerangan Jalan yang Mati

Jumat, 22 Januari 2021 | 11:17 am
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Winda Camelia
Dibaca: 154

Suasana lampu PJU mati di Desa Sungai Keruh. Jumat (22/01/2021)

Suasana lampu PJU di Simpang jalan menuju Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu menyala. Jumat (22/01/2021)

 

 

MUBA, SUMSEL, LINTASPERISTIWA.COM, –Warga Kabupaten Musi Banyuasin (Musi Banyuasin) mengeluhkan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) diwilayahnya. Pasalnya, lampu penerangan jalan terlihat mati di beberapa Desa hingga mengganggu aktivitas mereka. Jumat (22/01/2021)

Berdasarkan pantauan awak media lintaspe, terlihat di sepanjang jalan sebrang jembatan JM hingga perbatasan Pali dan juga jalan menuju Desa Plakattinggi lampu PJU banyak yang padam saat malam hari. Tidak di pungkiri, ada beberapa yang menyala namun itu bisa di hitung dengan menggunakan jari.

Warga menuding, kondisi tersebut terkesan di biarkan oleh instansi terkait dikarenakan sudah sekian lamanya belum ada tindakan pemeliharaan maupun perbaikan agar lampu PJU itu menyala. 

Warga pun heran, di daerah tersebut tepatnya simpang jalan menuju Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu saat ini menjadi pusat perhatian, lantaran jalan yang tidak pernah di lalui warga malah terang benderang. 

Menurut salah seorang warga, Toki Pamungkas yang beralamat di Desa Gajahmati kecamatan Sungai Keruh kepada awak media lintaspe mengatakan bahwa lampu penerangan jalan umum ini sangat dibutuhkan oleh warga di malam hari, agar tidak takut terjadi gangguan Kamtibmas jika ada penerangan jalan.

“Ya kalau gelap gulita seperti ini, kami takut untuk keluar rumah, sangat rawan terjadinya kejahatan, kecelakaan dan rasa tidak nyaman dan aman. Oleh karenanya, kami berharap Pemerintah Daerah atau Dinas terkait untuk segera membetulkan lampu penerangan jalan yang mati itu”, pungkasnya 

Lanjutnya, diperkirakan sejak 2 tahun terakhir ini lampu PJU itu tidak ada pemeliharaan atau perbaikan dari instansi terkait. 

“Untuk kerusakan, mungkin sebagian putus kabel dan umur massa lampu jalan itu sendiri. Ini penting untuk di benahi agar tidak menggangu kepentingan masyarakat, karena dini hari banyak warga yang mayoritas petani berangkat ke kebun untuk menyadap karet”, ujar Toki.

Keluhan serupa disampaikan oleh warga lainnya termasuk pengguna jalan, Anang warga Pal 11 mengatakan bahwa setiap malam dirinya hendak pulang kerumah selalu lewat jalan ini, lampu PJU tidak pernah menyala, jalan pun gelap gulita.

“Saya berharap, Instansi terkait tanggap akan hal ini, agar pengguna jalan merasa aman dan nyaman. Keselamatan pengguna jalan harus diutamakan supaya tidak ada masalah di kemudian hari”, harap Anang.

Dikonfirmasi hal itu, sampai di terbitkan nya berita ini, Kasi Pemeliharaan PJU Dinas PU PR Muba, Said saat di konfirmasi melalui WhatsApps ke nomor 08127364***, pesan hanya dibaca dan tidak ditanggapinya. (WindaC)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!