Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Anti Mainstream! Warga Tuban ini Menikah ala Pramuka

Selasa, 10 Juli 2018 | 2:56 pm
Reporter: Red
Posted by: Ahmad Jahri
Dibaca: 119

 

TUBAN LintasPe

Berbeda dari pasangan pengantin pada umumnya, Miftakhurrohman dan Ratih Dwi Septiani Putri Jayanti memilih menikah memakai seragam Pramuka. Bahkan, pelaminannya pun didekorasi menggunakan gubuk dan pionering.

Akad pernikahannya dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2018. Sementara resepsi pernikahannya dilaksanakan di depan rumah mempelai laki-laki, Desa Cendoro RT 01, RW 04, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban pada Sabtu, 7 Juli 2018.

“Hari H saat resepsi (pernikahan), kita menggunakan seragam Pramuka. Maharnya, backgroudnya menggunakan nuasa alam yang ada tendanya dan hasduk Pramuka. Perlengkapannya buat sendiri dibantu Pramuka di MTs, pagar-pagar, dekorasi menggunakan gubuk, ditemani oleh pionering di sebelah kiri dekorasi,” ungkap Miftakhurrohman saat dihubungi, Senin (9/7/2018).

Sebelum pasangan pengantin menuju pelaminan, mereka disambut sekelompok Pramuka yang memegang tongkat. Para tamu undangan dan masyarakat sekitar lokasi resepsi pernikahan berjejer melihat pasangan pengantin ala Pramuka ini.

“Prosesnya hampir sama dengan pedang pora, kita adopsi. Gerakannya menggunakan kolonel, agar tongkatnya kalau digerakkan jadi bagus. Kemarin kita namakan upacara Praja Muda Karana,” tambahnya.

Pembina Pramuka MTs Hidayatush Shibyan Tuban ini mengatakan, tamu undangan dan masyarakat sekitar mengaku kagum dengan konsep pernikahan ala Pramuka ini. Mereka menyambut antusias karena konsep pernikahannya anti-mainstream.

“Disambut antusias sama teman-teman. Yang di kursi pada keluar semua untuk melihat. Kebanyakan dari mereka belum pernah melihat acara seperti itu. Ini mau dibuat kejutan seperti apa kata mereka, makanya mereka keluar,” kata Miftah.

CEO Elrahman Outbound ini mengaku bahagia karena pernikahan ala Pramuka itu berjalan lancar dan sesuai rencana. Pihak keluarga awalnya kurang setuju dengan konsep pernikahan ala Pramuka karena tidak lumrah, tetapi dengan komunikasi yang baik akhirnya keluarganya merestui.

“Pramuka itu tidak sekadar kegiatan bernyanyi dan bermain, tapi lebih dari itu. Kegiatan ekstra (sekolah) paling tepat ya Pramuka. Bahkan seperti kata Ketua Kwarnas Kak Adhyaksa Dault, bahwa menantu idaman adalah Pramuka. Saya juga ingin menunjukkan kepada adik-adik, teman, dan saudara bahwa pesta pernikahan gak harus mahal, bisa bikin sendiri,” terangnya. 

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengucapkan selamat kepada pasangan pengantin ini, Miftakhurrohman dan Ratih Dwi Septiani Putri Jayanti. Ia juga mendoakan agar keduanya diberkati oleh Allah swt. dan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.

“Kemarin Kak Ahmad Maftuh dan Kak Miftakhul Khoiroet menikah ala Pramuka. Sekarang Kak Miftakhurrohman dan Ratih Dwi Septiani Putri Jayanti. Ini bukti bahwa menantu idaman adalah Pramuka. Mari kita sama-sama mendoakan keduanya. Hormat saya kepada kedua orang tuanya, dan para Pembina Pramukanya,” kata pria berkumis yang hobi mendaki gunung ini.

“Jadi, jika nanti ada orang tua yang mencari pasangan untuk anaknya, tanya dulu, dia Pramuka atau bukan. Kalau Pramuka, kalian sudah separo diterima. Saya yakin semua orang tua ingin mendapatkan menantu terbaik. Saya merasakan itu karena saya juga punya anak,” pungkasnya. (Red/R)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.