Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Bengkel Dan Ruang Praktek Siswa SMKN 2 Peureulak Sudah Standar, Namun Perlu Penambahan RKB

Jumat, 5 Januari 2018 | 3:59 pm
Reporter: Muhammad Thaib
Posted by: redaksi
Dibaca: 1185

Foto : Para siswa SMKN 2 Peureulak, sedang belajar praktek mengelas di bengkel las SMKN 2.

Foto : Para siswa SMKN 2 Peureulak, sedang belajar praktek mengelas di bengkel las SMKN 2. Jumat (05-01-2018)

Aceh Timur LintasPe –

Beberapa Ruang Praktek Siswa (Bengkel Belajar Siswa) Yang tersedia di SMKN 2 Kecamatan Peureulak sudah berfungsi dengan maksimal, sehingga untuk kegiatan praktek siswa menurut jurusanya telah berjalan dengan baik, pantauan lintas peristiwa di lokasi SMKN 2 Peureulak Jumat (05-01-2018), terlihat para siswa – siswi sedang melaksanakan kegiatan belajar praktek, baik praktek Pengelasan, dan tehnik Instalasi tenaga listrik (Foto).

Sekolah kejuaran menengah negeri yang ada di kecamatan peureulak tersebut saat ini telah memiliki siswa –siswi 593 orang, dengan berbagai jurusan diantaranya ; TSM  – Tehnik Sepeda Motor, TITL – Teknik Instalasi Tenaga Listrik, TPL – Teknik Pengelasan, TPM – Teknik Pemeboran Minyak, dan Teknik Jaringan Komputer, Multi Media.

Foto : Siswa – siswa sedang belajar praktek di ruang Belajar Teknik Instalasi Listrik. Di saksikan Zulkarnain (Kepsek). Jumat (05-01-2018)

H. Zukarnain, S.pd, M.Pd, diruang kerjanya pada Media LintasPe, mengatakan bahwa belajar dan prakteknya sudah maksimal.

“Anak-anak didik kami disini saat ini belajar prakteknya sudah agak sedikit maksimal, sehubungan dengan adanya penambahan gedung baru untuk Ruang Praktek Siswa (RPS) masing-masing jurusan yang tersedia, namun, kami disini masih juga memerlukan RKB (Ruang Belajar Baru) guna menutupi kekurangan RKB dari yang ada selama ini 14 RKB, dan kekuranganya ada 5 RKB, bila ini terpenuhi maka sebagian siswa siswi tidak lagi menepati Ruang Praktek Siswa”. Kata Pak Zul.

“Selama ini, kita melihat minat belajar di SMKN 2 dari tahun ke tahun ajaran, para siswa siswi semakin bertambah, di khawatirkan kami pihak sekolah kewalahan untuk menampungnya, ini harapan kami pihak sekolah kepada Pemerintah, selain itu kami juga berharap kebijakan pihak pemerintah untuk dapat mengangkat para guru jurusan yang belum berstatus PNS sebanyak 21 orang di antaranya ; 3 orang jurusan TITL, 6 orang Jurusan TSM, 4 orang Jurusan TPL, 4 orang Jurusan TPM dan 4 orang guru jurusan MM. “ungkapnya. (Muhammad Thaib)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.