Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Diusulkan Sebagai Warisan Budaya, Andai-Andai Muba Diteliti Tim BPNB

Minggu, 14 Maret 2021 | 11:31 am
Reporter: Tim
Posted by: Winda Camelia
Dibaca: 207
Kebudayaan Dikbud Muba

Kebudayaan Dikbud MubaTim BPNB Sumbar dan Bid.Kebudayaan Dikbud Muba

Sekayu, Musi Banyuasin – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Ditjen Kebudayaan melalui UPT Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat (BPNB Sumbar) melakukan penelitian terhadap Sastra Lisan “Andai-andai” yang telah diusulkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin untuk dijadikan salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kabupaten Musi Banyuasin, Jum’at (12/03/21).

Tim yang berjumlah empat orang tersebut dipimpin oleh Hariadi, SS.,MA. sebagai ketua, Efrianto, SS.,M.Si., dan Yulisman, S.H.,M.H. Sebagai Anggota.

Rencananya tim tersebut akan meneliti secara langsung tradisi sastra tutur andai-andai yang ada dan berkembang di masyarakat. Penelitian direncanakan selama empat hari dengan menemui beberapa narasumber, tokoh adat, Masyarakat serta pelaku sastra tutur yang masih ada di Kabupaten Musi Banyuasin.

Kepala Dinas Dikbud Muba, Musni Wijaya, S.Sos.,M.Si melalui Kabid Kebudayaan Muardi, S.Pd.,MM Menyambut baik kedatangan tim dari BPNB Sumbar dalam rangka penelitian tersebut, dan berharap semoga andai-andai dapat menjadi salah satu Warisan Budaya Tak Benda  yang dimiliki Kabupaten Musi Banyuasin.

“Kita menyambut baik kedatangan tim dari BPNB untuk melakukan kajian terhadap usulan mengenai andai-andai yang kita usulkan menjadi warisan budaya tak benda Kabupaten Musi Banyuasin, dan berharap agar Andai-andai yang merupakan seni sastra tutur yang turun temurun ada di Kabupaten Musi Banyuasin dapat ditetapkan menjadi salah satu warisan budaya yang ada di Muba.”Ujarnya.

Muardi menilai andai-andai layak menjadi warisan budaya Nasional dari Kabupaten Musi Banyuasin, karena andai-andai sudah berkembang sejak lama di Kabupaten Musi Banyuasin secara turun-temurun dan mengandung nilai pembelajaran melalui cerita yang disampaikan.

“Ada beberapa jenis sastra lisan yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin. Salah satu sastra lisan yang ada di Muba adalah cerita rakyat yang disampaikan melalui sastra tutur yang biasa disebut andai-andai. Dalam cerita yang disampaikan melalui andai-andai, banyak mengandung nilai pembelajaran  yang dapat dipetik dengan cara mendengarkan lantunan cerita yang dituturkan penutur. Nilai-nilai tersebut antara lain nilai kehidupan, moral, budaya hingga nilai kepahlawanan.” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Sobri salah seorang penggiat kesenian Andai andai mengaku bahwa dirinya sangat senang dan bangga jika benar kesenian andai andai akan menjadi salah satu warisan budaya Nasional dari Kabupaten Musi Banyuasin.

“Kami sangat berterimakasih karena pihak Pemerintah dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah sangat perduli dengan kelestarian dan warisan budaya yang ada di Muba.” tutupnya.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!