Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Kapolres Muba Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMA N. 2 Unggul Sekayu

Selasa, 17 Juli 2018 | 10:09 pm
Reporter: Ahmad Jahri
Posted by: Ahmad Jahri
Dibaca: 301

Foto bersama Kapolres dan Dewan guru beserta siswa dan siswi SMA N. 2 Unggul Sekyu, Selasa 17/07/2018

Suasana siswa dan siswi SMA N. 2 Unggul Sekayu saat mengikuti Penyuluhan Penyalah gunaan Narkoba,Selasa 17/07/2018

 
MUBA SUMSEL LintasPe–
 
  Kapolres Muba beserta Satuan Fungsi Narkoba dan Satuan Lalu Lintas mengunjungi SMA N 2 Unggul sekayu dalam rangka melakukan penyuluhan tentang bahaya Penyalah Gunaan Narkoba dan himbauan tentang Kamseltibcarlantas, selasa 17/07/2018.
 
  Dalam pantauan awak media Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti S.E,.M.M yang di dampingi KBO Narkoba Ipda Asev Juanda S.H, Iptu Choiruna (Kanit Dikyasa) dan personil Polres muba tiba di SMA N 2 unggul Sekayu, langsung di sambut dengan ucapan selamat ulang tahun Bhayangkara ke -72 tahun oleh Kepala sekolah SMA N 2 unggul sekayu Ibu Rr. Mini Sariwulan, dan para guru, serta lebih kurang 360 siswa/siswi SMA N. 2 unggul Sekayu.
 
  Dalam acara tersebut Kapolres Muba mengucapkan terimakasi atas sambutan yang di berikan oleh seluruh guru dan siwa/siswi SMA N. 2 unggul Sekayu, kemudian kapolres memberikan arahan kepada siswa/siswi tentang penyalah gunaan Narkoba, dengan menjelaskan “Apa itu Narkoba?, Narkoba adalah zat yang berbahaya yang dapat merusak kesehatan dan mengakibatkan efek kecanduan kepada penggunanya.” ujar Kapolres
 
  Sambungnya “Bahaya Narkoba ?, ada banyak bahaya dari penyalah gunaan Narkoba contohnya Mengganggu kondisi otak dan tubuh secara umum, perubahan sel saraf dalam otak, penyalahgunaan narkoba secara berulang dalam jangka panjang akan memicu perubahan pada sel saraf dalam otak, yang kemudian mengganggu komunikasi antar sel saraf. Bahkan setelah konsumsi dihentikan, efek tersebut akan memakan waktu yang tidak sebentar, untuk dapat benar-benar hilang.Di Indonesia, peredaran obat terlarang ini sudah menjadi salah satu permasalahan utama yang harus segera diatasi.” papar Kapolres. 
 
  Kapolres juga menambahkan dalam, jika ingin menuntaskan perkara narkoba tidak hanya di lakukan tentang penegakan hukumnya saja, tetapi juga perlunya peran serta seluruh instansi yang ada untuk membuat tindakan preemtif,.Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat dari 87 juta populasi anak di Indonesia, sebanyak 5,9 juta di antaranya menjadi pecandu narkoba. Mereka jadi pecandu narkotika karena terpengaruh dari orang-orang terdekat.
 
  Kapolres muba melalui KBO Res Narkoba IPDA Asev Juanda S.H menyampaikan “Penyuluhan narkoba ini merupakan salah satu kegiatan polres muba yang di laksanakan dalam rangka pembinaan agar generasi muda tahu bahaya dan efek yang di timbulkan bagi kesehatan, ketika seseorang sudah terjerumus kecanduan narkotika akan sulit keluar dan butuh rehabilitasi yang panjang agar terjauh dari obat-obat haram tersebut.” kata Asev Juanda. 
 
  “Untuk itu, kami mengajak para siswa/siswi untuk menjadi lebih aktif dan ikut serta dalam pencegahan narkoba. Dengan kegiatan ini diharapkan para siswa dapat mengetahui akan bahaya dan sanksi hukum dari pengguna narkoba, sehingga mereka bisa mengaplikasikan kepada dirinya sendiri untuk menghindari narkoba serta bisa menyampaikan kepada lingkungan, teman, bahkan keluarga ataupun lingkungan sekolahnya tentang bahaya narkoba.” terangnya. 
 
  Kemudian kapolres AKBP andes Purwanti SE,.MM.  juga memberikan himbauan tentang “Kamseltibcarlantas” tutup Iptu Choiruna (kanit dikyasa)”. (Ahmad Jahri/R)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.