Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Apresiasi Kinerja Polsek Sekayu di Tanggal Merah “Aparat Perlu Belajar Bertata Krama”

Jumat, 16 Februari 2018 | 7:42 pm
Reporter: Winda Camelia
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 1418

Sepeda motor hasil penggerebekan judi dadu yang dibawa oleh anggota Polsek Sekayu. Jumat (16/02/2018)

 

Diduga barang bukti Sepeda motor hasil penggerebekan judi dadu yang dibawa oleh anggota Polsek Sekayu. Jumat (16/02/2018)

 

Muba LintasPe-

Apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Kepolisian Resort (Polres) Musi Banyuasin (Muba) yang dalam hal ini Polsek Sekayu, di hari libur Nasional ini biasanya dimanfaatkan untuk berlibur bersama keluarga. Namun tidak dengan Anggota Polsek Sekayu, ia tetap melaksanakan tugasnya untuk menegakkan hukum diwilayahnya.

Hal ini terbukti ketika awak media lintaspe usai melakukan liputan acara Reses Tahun 2018 oleh Komisi III Anggota DPRD Muba di Sidorahayu Kecamatan Plakat Tinggi, saat istirahat diwarung kopi di Desa Rimba Ukur C5 Kecamatan Sekayu, mendapat informasi dari warga bahwa Aparat Kepolisian sedang melakukan penggerebekan perjudian dadu.

Saat di hampiri oleh awak media, ternyata Anggota Polsek Sekayu yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekayu AKP Hidayat Amin SH melakukan penggerebekkan terhadap masyarakat yang sedang berjudi didalam hutan tepatnya dibelakang rumah Legar.

Kapolsek Sekayu AKP Hidayat  Amin SH saat dikonfirmasi awak media mengenai penggerebekkan itu, ia enggan menjawab. Namun langsung menanyakan Identitas dan Surat Tugas awak media. Awak media pun langsung menunjukkan kartu identitas.

Selanjutnya, ketika dikonfirmasi lagi, dengan sengak ia menjawab, “Mau tau… kami disini sedang melakukan penggerebekkan judi leng”, ujarnya dengan nada tinggi dan mendungakkan muka yang sangar kepada awak media.

Dengan santai awak mediapun menanyakan kembali terkait penangkapan tersebut, karena berdasarkan informasi warga setempat bahwa penggerebekan tersebut sebelumnya pernah dilakukan dan pelaku yang sama juga pernah ditangkap. Namun entah mengapa pelaku yang ditangkap itu bisa bebas, hal ini menimbulkan kecurigaan masyarakat.

“Hah.. damai… Pelaku yang ditangkap akan dibawa langsung ke Polsek, silahkan langsung datang ke Polsek”, ujar Kapolsek.

Sesampai di Polsek Sekayu, salah seorang anggota kepolisian juga tampak keberatan ketika awak media mengambil foto barang bukti sepeda motor yang diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat, ada enam orang yang ditangkap yakni Legar, M. Nuh, Karel, Pario, dan dua orang lainnya merupakan warga penukal.

Dalam hal ini, masyarakat berharap kepada Aparat penegak hukum untuk menegakan hukum seadil-adilnya, dan memberikan efek jera agar masyarakat tidak melakukan perjudian itu lagi, karena meresahkan masyarakat.

Selain itu, awak media pun berharap kepada aparat kepolisian yang memiliki slogan mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat agar bisa mengatur tempat/ kondisi dimana dan kepada siapa harus berbicara sengak dan kasar, Karena Seyogyanya Aparat Penegak Hukum memiliki tingkat kesopanan dan intelektual dalam berbicara terlebih lagi kepada jurnalis yang memang tugasnya mencari berita. (WindaC)

 

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.