Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

LSM GTPK Akan Menyurati KLHK Terkait Bocornya Pipa Minyak Medco

Minggu, 29 November 2020 | 7:57 pm
Reporter: rill.tim
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 246
Keaadaan likasi kejadian akibat kebocoran pipa minyak diduga milik PT Meco E & P Indonesia. Minggu, (29,11,2020)

Keaadaan likasi kejadian akibat kebocoran pipa minyak diduga milik PT Meco E & P Indonesia. Minggu, (29,11,2020)

Keaadaan likasi kejadian akibat kebocoran pipa minyak diduga milik PT Meco E & P Indonesia. Minggu, (29,11,2020)
Keaadaan likasi kejadian akibat kebocoran pipa minyak diduga milik PT Meco E & P Indonesia. Minggu, (29,11,2020)

MUBA, SUMSEL, LINTASPERISTIWA.COM, – Kabupaten Musi Banyuasin yang dikenal dan di nobatkan sebagai kabupaten yang perduli lingkungan, tapi sangat disayangkan kenyataan yang ada tak seindah pencapaian, dikarenakan PT MEDCO E&P INDONESIA cabang Lais dan Lais utara (Rimau) yang bergerak di bidang pertambangan (Minyak dan gas), belum genap 6 bulan pipa milik PT MEDCO E&P INDONESIA cabang Lais dan Lais utara ( KAJI ) tersebut sudah 4 kali mengalami kebocoran di duga akibat korosi dan kelalaian pihak perusahaan dalam melakukan ujiberkala seperti pengecekan pipa per-periode, kontrol lokasi dan umur pipa yang sudah terpasang.

Sangat miris dan menyedihkan, kebocoran pipa minyak tepatnya di simpang Cls.U ini diduga kali ke 4.

Kronologis kejadian baru di ketahui pada pukul 05.00 WIB, tanggal 29-11-2020, bermula dari ditemukan oleh Uju Sarbani yang merupakan Keponakan pemilik lahan ZAINAL ABIDIN AHMAT, Uju Sarbani yang melihat secara langsung di lokasi kajadian, uju sarbani bersama Zainal Abidin Ahmat lalu bergegas menyampaikan kabar ke pihak medco, selanjutnya lebih kurang jam 08.00 WIB pihak medco baru datang mengecek ke lokasi, demikian disampaikannya.

Keaadaan likasi kejadian akibat kebocoran pipa minyak diduga milik PT Meco E & P Indonesia. Minggu, (29,11,2020)
Keaadaan likasi kejadian akibat kebocoran pipa minyak diduga milik PT Meco E & P Indonesia. Minggu, (29,11,2020)

Tambahnya, “Setelah itu baru datang alat berat untuk mngeruk di titik kebocoran itu. Tadi aku berbincang dengan Indra Kesuma salah satu karyawan PT. Medco bebernya.

“Pipa yang bocor pipa minyak dan kebocoran diduga disebabkan oleh corosi karna pipa sudah tua”, ujarnya.

Dilain tempat, Kades Lais Hasrulah SE juga membeberkan kepada awak media, “Diduga keras pipa medco sudah tidak layak lagi karna dibeberapa pekan ini saja sudah lebih dari dua kali terjadinya kebocoran pipa minyak milik PT Medco”.

tambahnya, “dalam kejadian ini menyebabkan kebun warganya dicemari oleh limbah minyak(B3), dan sampai sekarang lebih dari pukul 15 wib pihak PT Medco baru bisa menangani kebocoran pipa tersbut, jadi terkesan pihak PT. Medco lambat untuk menangani pipa bocor tersebut dan ada satu sumur air bersih milik yang punya lahan yang kena dampaknya, sumur itu di gunakan oleh tuan lahan untuk air minum, permintaan warga ke pihak Medco mintak di adakan air bersih”, beber kades.

Terpisah, Warto selaku ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Gabungan Trisula Pengungkap Kabar(GTPK) melalui Agung Budi Setiawan angkat suara terkait sering terjadinya kebocoran pipa milik PT MEDCO E & P INDONESIA tersebut.

“Kami akan melayangkan surat dalam waktu dekat ini ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Hutan(KLHK) dan APH, karena menurut kami kejadian ini sudah sangat meresahkan masyarakat, kami menduga bahwa PT MEDCO E&P INDONESIA mengganggap remeh masalah lingkungan karena sesuai dengan laporan warga setempat untuk kegiatan penampalan atau pembersihan itu di duga tidak sesuai SOP yang di keluarkan oleh KLHK, buktinya dalam bulan ini sudah berapa kali terjadi kebocoran”, ujarnya.

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!