Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Penderita Gizi Buruk Terkatung-katung ; LSM Penjara Indonesia Prihatin

Senin, 4 Juni 2018 | 1:40 pm
Reporter: Selamat Harefa
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 216

Foto : Dariawanti Zega bocah berusia (7) tujuh tahun penderita gizi buruk yang hanya dirawat di rumah.

Gunug Sitoli
Sekretaris DPC LSM Penjara Indonesia Kota Gunungsitoli  Efrizal Caniago menyambangi rumah kediaman Dariawanti zega bocah penderita gizi buruk, pada hari Minggu 03/06/2018 kemarin.
 Nias utara LintasPe –
 
Nasib malang  menimpa Dariawanti Zega bocah yang baru berusia (7) tujuh tahun. Putra kedua dari Pasutri Yanueti Zega alias ama Wandi (38) dan Adinia Zega (42), warga Umbubalodano, Kecamatan Sitolu ori yang menderita gizi buruk, dan kini hanya dirawat di rumah.
 
Sebelumnya diketahui, Pemkab Nias utara pernah berkomitmen menangani penyakit penderita Gizi buruk hingga tuntas dan sembuh, namun hingga saat ini hasilnya Nol.
 
“Awalnya kami sangat berterima kasih sekali kepada Pemdes, serta para tetangga. Soalnya, hampir beberapa bulan belakangan ini, Dariawanti bisa dirawat di posko terdekat di wilayah pemkab Nias utara atas dorongan berbagai pihak setempat. Tapi saat ini sudah tidak bisa lagi bang,” papar Adinia zega sembari menangis tersedu-sedu.
 
Ia menceritakan, saat awal 6 tahun lalu, Dariawanti sempat mengalami sesak nafas, kejang, sesaat dirinya di berikan amunisasi pertambahan gizi. Namun herannya, kondisi Dariawanti  lemah dan terlihat tidak bersemangat serta kondisi badan nya panas/demam tinggi. 
 
“Sempat dirawat sih di sana. Tapi Dariawanti terpaksa harus kami bawa pulang lantaran biaya berobat untuk menscanning terlalu besar, kalau dihitung sebesar Rp. 1,4 juta. Karena tidak mampu, Dariawanti kami bawa keluar saja,” imbuhnya.
 
Sementara itu, Efrizal Caniago selaku sekretaris DPC LSM Penjara Indonesia Kota Gunungsitoli sangat terketuk hatinya dengan nasib keluarga kurang mampu tersebut. Kami telah menyambangi rumah kediaman Dariawanti zega bocah penderita gizi buruk pada, minggu 03/06 kemarin. Untuk memberikan bantuan partisipasi dari pengurus DPC LSM Penjara Indonesia, berupa sejumlah nominal uang dengan se-alakadarnya kepada keluarga Dariawanti. 
 
“Ada sedikit rezeki dari para pengurus, yang telah kami berikan kepada keluarga Dariawanti. Mudah-mudahan dengan bantuan tersebut dapat bermanfaat dan sedikit mengurangi beban keluarga,” kata Efrizal, saat di konfirmasi, Senin 04/06 di caffe Lasara Point, dekat persimpangan jalan menuju Desa Lasara Bahili, Kota Gunungsitoli. (Selamat Harefa)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.