Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

PT Rekind Akan Ganti Rugi Warga Akibat Luapan Lumpur

Jumat, 1 Juni 2018 | 7:42 pm
Reporter: Ahmad Jahri
Posted by: Ahmad Jahri
Dibaca: 267

AKP Zulfikar Saat di wawancarai awak media di ruang kerjanya Kamis, 31/05/2018

Akp. Zulfikar Saat di wawancarai awak media di ruang kerjanya Kamis, 31/05/2018
 
MUBA SUMSEL LintasPe – 
 
PT. Rekayasa Industri (Rekind) kontraktor pelaksana pemasangan pipa Petrogas memastikan akan membayar ganti rugi warga Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin , Muba yang terkena dampak pengeboran khusus dengan mesin HDD ( HorizontalDirection Drilling ). Masih menunggu tim terpadu menghitung besaran kerugian yang terkena dampak tersebut, PT Rekind menitipkan dua alat berat yakni satu unit Crane dan satu unit unit Eskavator dikantor Kepala Desa Pinang Banjar.
 
Dalam pantauan awak media, luapan  lumpur yang masih sering muncul di Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Muba yang disebabkan oleh kegiatan pengeboran pipa petrogas dari Gressik – Pusri sempat membuat Plt Bupati Muba yakni Beni Hernedi sedikit gerah . Sampai sampai Beni melakukan tindakan tegas dengan meminta penghentian pekerjaan tersebut.
 
Hal tersebut disebabkan dampak luapan  lumpur yang terjadi sehingga merugikan dan melumpuhkan aktifitas. Disamping itu kerusakan nampak jelas di berbagai fasilitas umum, seperti jalan desa, puluhan rumah warga termasuk satu rumah ibadah dan satu Pos Kamling.
 
Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti, melalui Kapolsek Sei Lilin, AKP Zulfikar SH, mengatakan, terkait permasalahan warga Pinang Banjar yang terkena dampak proyek pengeboran Horizontal Direction Drilling (HDD) yang dilaksanakan PT Rekind di Sei Lilin sudah menemui kata sepakat. PT Rekind bersedia membayar ganti rugi ataupun kompensasi terhadap kerugian yang ditimbulkan akibat proyek tersebut.
 
Kesepakatan tersebut, lanjut Kapolsek, ditandatangani dalam sebuah perjanjian antara Kepala Desa Pinang Banjar, Aman Mahmud yang bertindak atas nama warga Pinang Banjar dengan Humas PT Rekind Hengki Suprapto dikantor Camat Sungai Lilin, Kamis (31/05/18). 
 
“Sambil menunggu tim terpadu menghitung dan memverifikasi besaran kerugian warga yang terkena dampak pengeboran ini, PT Rekind menitipkan satu unit Crane dan satu unit Eskavator dikantor Kades Pinang Banjar. Dua unit alat berat ini akan diambil kembali setelah pembayaran ganti rugi atau kompensasi dibayarkan,” jelas Kapolsek
 
Perjanjian tersebut, disaksikan oleh Camat Sungai Lilin, Koramil dan Kapolsek.  PT Rekind akan Menganti rugi seluruh masyarakat yang tempat tinggal atau tempat usahanya terkena luapan lumpur dan akan memperbaiki rumah atau bangunan yang retak.
 
“Kami dari Polsek Sungai Lilin, bersama Koramil dan Camat akan mengawasi Persoalan ini sampai usai sehingga tidak ada lagi yang merasa di rugikan khususnya masyarakat Pinang Banjar dan sekitarnya yang terkena luapan lumpur,” tutup Kapolsek. (Ahmad Jahri)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.