Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

Siap Siaga Karhutla, Polres Muba Gelar Pasukan

Jumat, 12 Juni 2020 | 5:34 pm
Reporter: red.rill.WindaC
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 329
Suasana Komandan Upacara memeriksa kesiapsiagaan personil penanggulangan Karhutlah. Jumat (12/06/2020)

Suasana Komandan Upacara memeriksa kesiapsiagaan personil penanggulangan Karhutlah. Jumat (12/06/2020)

Suasana Komandan Upacara memeriksa kesiapsiagaan personil penanggulangan Karhutlah. Jumat (12/06/2020)
Suasana Komandan Upacara memeriksa kesiapsiagaan personil penanggulangan Karhutlah. Jumat (12/06/2020)

 

Muba Sumsel Lintas Peristiwa –

Polres Muba bersama berbagai satuan keamanan serta unsur-unsur terkait gelar apel kesiapsiagaan personil dan peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) wilayah kabupaten Musi Banyuasin tahun 2020, dihalaman Mapolres Muba. Jumat (12/06/2020)

Apel gelar pasukan ini untuk mengetahui kekuatan personel dan kesiapan sarana dan prasarana yang ada dalam mengahadapi Karhutla, serta untuk mempermudah koordinasi antar instansi dan lembaga. Sehingga bencana Karhutla di Kabupaten Muba dapat ditangani dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan berpartisipasi pada acara apel siaga hari ini, melibatkan semua unsur terkait termasuk TNI, Polri dan OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin .

Menurutnya, peranan kepala daerah sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana dan tentunya laporan para Camat tentang kesiapan daerah dalam mengendalikan kebakaran hutan kebun dan lahan harus dilaksanakan diawasi pelaksanaannya dan terus dilakukan evaluasi.

“Peningkatan upaya deteksi dini dan penyebarluasan informasi pengendalian sampai dengan tingkat bawah, peningkatan patroli lapangan di desa rawan dengan patroli terpadu, patroli rutin dan patroli udara untuk deteksi langsung karhutla, pembuatan hujan buatan dan water bombing, melanjutkan proses penegakan hukum kasus-kasus yang belum tuntas dan kasus yang baru, peningkatan upaya manajemen gambut pengawasan perizinan pembangunan, sistem tata kelola gambut dan pemulihan gambut”, terang Beni.

Peningkatan pelibatan masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan, lebih lanjut. Melanjutkan diplomasi di tingkat regional dan internasional terkait pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Untuk itu apa yang telah dilaporkan tentang upaya yang selama ini telah dilakukan dan rencana yang akan dilaksanakan maka pihaknya menegaskan kembali beberapa yang harus menjadi perhatian kita.

Pertama, sinkronisasi satuan tugas provinsi dengan Kabupaten, ini untuk antisipasi beberapa wilayah yang menjadi perhatian karena kalau terjadi kebakaran asapnya dapat mengarah menuju kota Palembang

Kedua, membagi habis tugas pengendalian kebakaran hutan kebun dan lahan dengan melibatkan semua stakeholder terkait yang ada baik di provinsi di Kabupaten maupun di kecamatan

Ketiga, memberikan sanksi yang tegas kepada para pelaku yang membuka lahan dengan cara membakar atau pembakaran pasca panen yang biasa dilakukan.

Keempat, optimalisasi peralatan alat produksi pertanian yang ada pada kelompok tani untuk membantu pemadaman kebakaran

Kelima, memperkuat sarana dan prasarana pemadaman serta personil terlatih pada regu pemadam kebakaran perusahaan perkebunan maupun hutan tanaman industri

Keenam, segera mengaktivasi posko-posko kebakaran yang ada di perusahaan masyarakat peduli api, kelompok tani peduli api atau lainnya

Terakhir, pemanfaatan dana desa untuk pengendalian kebakaran hutan kebun dan lahan baik untuk peralatan maupun operasionalnya dengan mematuhi ketentuan yang ada.(red.rill.WindaC)

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.