Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

PDIP, GOLKAR, dan PKB adakan Dialogis bersama masyarakat

Jumat, 30 Maret 2018 | 1:40 am
Reporter: Ahmad Jahri
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 789

Suasana saat Kampanye Dialogis di desa Simpang Sari Kamis 29/03/2018

Suasana saat pembagian baju kaos No.urut 4 kamis 29/03/2018

Foto sambutan H. Bahrul Sofian S.H,.M.H. Saat Dialogis bersama masyarakat Kamis 29/03/2018

Lawang Wetan LintasPe
 
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Banyuasin (Muba) dalam Ranggka kampanye Dialogis bersama masyarakat di kediaman Ispok Muhadi tepatnya dusun satu(1) Desa Simpang Sari Kecamatan Lawang Wetan (Kec. Lawet) Kabupaten Musi Banyuasin (Kab. Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Prov. Sumsel) Kamis 29/03/18.
 
Dalam pantauan awak media LintasPe – Hadir dalam acara tersebut DPRD kab. Muba, yakni H. Bahrul Sofian .S.H.,M.H. Dari fraksi Golkar, Jon Kenedi S.I.P,.M.S. Dari fraksi PDIP dan Rustam S.Sos. Dari fraksi PKB, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, beserta tamu undangan. 
 
H. Bahrul Sofian S.H, M.H. dalam sambutannya mengajak seluruh lapisan masyarakat Simpang Sari untuk pandai-pandai dalam memilih calon gubernur periode 2018-2023 yang memiliki power serta Program yang jelas untuk kemajuan Sumatera Selatan dan Kab. Muba.
 
H. dodi Reza Alex Noerdin pasangan H. Giri Ramanda  Nomor Urut empat(No.4) adalah calaon pemimpin yang tepat untuk dipilih dan wajar untuk kita perjuangkan menjadi gubernur sumatera selatan.
 
“Dengan kemenangan pasangan no urut pemilih 4 dodi giri Insya’Allah kemenangan bagi masyarakat muba Khususnya masyarakat sumsel pada umumnya”, Kata bahrul.
 
“Dengan begitu kita tidak perlu khawatir akan hilangnya beberapa program pendidikan dan sekolah gratis,” jelas bahrul.
 
Bahrul menambahkan “Dikhawatirkan jika tidak terpilih maka program berobat dan sekolah gratis akan hilang.
 
Selain itu beberapa program  butuh dana  baik bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)  maupun Anggaran Belanja Daerah (APBD).
 
“Untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum melalui Anggaran Pendapatan Negara (APBN) akan mengalami kesulitan pasalnya sesuai aturan, pemerintah kabupaten tetap mengajukan anggaran program ke pemerintanah provinsi kemudian di evaluasi oleh pemerintah provinsi setelah itu provinsi mengajukan program yang sudah dievaluasi ke pemerintah pusat. Jika bukan orang kita yang terpilih menjadi Gubernur maka program-program itu mungkin akan sulit untuk di lanjutkan  kepusat,” ujar bahrul.
 
“Pasangan H. Dodi reza Alex Noerdin dan Giri Ramanda jika nantinya terpilih menjadi gubernur, maka masyarakat muba tidak perlu khawatir akan program yang telah di canangkan karena semua program sudah tercantum Rencana Pembangunan Menengah Daerah (RPMD). Pak Beni Hernedi-pun pasti bisa melanjutkan program yang sudah dicanangkan beliau secara bersama untuk kab. Muba ini,” paparnya.
 
“Seperti  halnya jalan segi tiga emas mulai dari Simpang Sari sampai ke C2 anggaran(120.M), Sungai keruh KM.12 sampai jirak Angaran(200.M), Keluang, Lalan anggaran(70.M) dan Bayung Lencir  angaran(60.M). Maka akan terbentuklah segi tiga emas dan semua itu untuk tahun 2018. Jika H. Dodi Reza Alex Noerdin terpilih maka akan singkron antara kabupaten dan provinsi hingga semua program akan terealisasi ,” sambungnya.
 
Fraksi partai PDIP Jon Kenedi S.I.P, M.Si Memaparkan “Jika H. Dodi Reza Alex Noerdin terpilih jadi gubernur maka, Kab. Muba ini bisa terbantu oleh anggaran APBN kenapa karena APBD kita hanya 2,6 triliun, jadi  Kab. Muba ini jika tidak di dukung APBD provinsi dan APBN pusat maka, semua program  yang telah direncanakan dikhawatirkan tidak akan pernah bisa terealisasi”.
 
Dalam penyampaian Jon kenedi S.I.P, M.Si mengajak seluruh Lapisan masyarakat Simpang Sari untuk memilih pasangan yang telah teruji yaitu nomor urut 4, H. Dodi Reza Alex Noerdin pasangan H. Giri Ramanda.
 
Sementara itu Rustam S.Sos Fraksi Partai PKB  mengajak masyarakat mendukung sepenuhnya pasangan H. Dodi Reza Alex Noerdin.
 
“Sesuai dengan visi dan misi partai PKB, salah satunya  yaitu untuk mengedepankan kepentingan umum dan kesejahteraan  masyarakat seperti halnya berobat gratis dan sekolah gratis,  kata Rustam.
 
“Saya mengajak pada tanggal 27 Juni 2018 untuk memilih calon gubernur yang  tepat selalu mengedepankan kesejahteraan masyarakat,” ajak Rustam. 
 
Selanjutnya dalam sesi tanya jawab salah satu warga simpang sari Junaidi menanyakan dan meminta solusi perihal Pembukaan lahan pertanian.
 
“Kami dilarang membakar lahan pertanian selanjutnya langkah apa yang harus kami lakukan,” tanya junaidi.
 
Fraksi PDIP Jon Kenedi S.I.P, M.Si Memberikan solusi agar masyarakat tidak khawatir terkait larangan membakar lahan.
 
“Masyarakat kami sarankan agar membuat kelompok tani lalu lahan tersebut dibuatkan Surat Pengakuan Hak(SPH), kemudian ajukan proposal maka pemerintah akan menggusur dan menggarab tanah tersebut menjadi lahan pertanian,” saran jon.
 
Sesi terakhir acara Musadi salah satu warga simpang sari menyampaikan harapan desa agar  di adakannya kendaraan roda empat  yaitu berupa mobil bus antar jemput anak sekolah yang setiap hari pulang pergi dari desa kami kesekayu.
 
Menanggapi hal tersebut DPRD kab. Muba sangat-sangat mendukung keinginan masyarakat, DPRD Muba melalui Jon kenedi S.I.P, MSi.
 
“Segera ajukan proposal dan kami siap mengawal dan memperjuangkan keinginan masyarakat Simpang Sari, “Tutup Jon Kenedi.
 
Setelah acara selesai tak luput pula pembagian berupa Snack dan baju kaos No.4 yang bertuliskan Sumsel Memanggil kita, kepada masyarakat setempat. (Ahmad Jahri).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.