Lintas Peristiwa
NEWS TICKER

“Ikatan Angin Hilang” M. Hilmansyah, ST : Mari Kita Jaga Infrastruktur Di PALI

Jumat, 29 Mei 2020 | 10:54 pm
Reporter: Hendri Irdianto, SH
Posted by: Darul Kutni
Dibaca: 942
Pekerja memasang ikatan angin jembatan yang hilang,

Pekerja memasang ikatan angin jembatan yang hilang, Jum’at (29/05/2020)

M. Hilmansyah, ST Plt. Kadin PU BM Kab. PALI, Saat Di Sambangi Di Ruang Kerjanya

M. Hilmansyah, ST Plt. Kadin PU BM Kab. PALI, Saat Di Sambangi Di Ruang Kerjanya (29/05/2020)

 

 

Pali Lintas Peristiwa –

Jembatan Jalan baru telkom yang terletak di kelurahan Talang Ubi Timur, yang di bangun pada tahun 2015, namun sangat di sayangkan sebagian dari jembatan yaitu ikatan angin yang berfungsi untuk menguatkan hilang di ambil orang yang tidak bertanggung jawab.

“Bagian yang terletak di bawah jembatan (ikatan angin) hilang di ambil orang yang tidak bertanggung jawab, setelah saya mengetahui hal tersebut, saya laporkan (bersama awak media @lintasperistiwa) kepada instansi terkait yaitu Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) karena di khawatirkan banyak mobil besar melintasi jembatan tersebut. Alhamdulillah baru di laporkan beberapa hari yang lalu dinas tersebut langsung merespon dan memasang lagi bagian jembatan yang hilang tersebut”, ungkap Jr warga jalan baru telkom kepada awak media http://www.lintasperistiwa.com.

Setelah mendapat laporan dari warga dan awak media @lintasperistiwa mengenai ikatan angin jembatan jalan baru telkom yang hilang, maka pihak dinas PU BM Kab. PALI langsung merespon dan memperbaikinya.

“Memang benar hari ini dari pihak PU BM memasang ikatan angin yang hilang akibat tangan jahil oknum yang tidak bertanggung jawab karena yang hilang itu merupakan bagian vital dari jembatan guna kekuatan jembatan, jika ada mobil besar melalui jembatan maka ikatan angin itulah yang mengurangi getarannya”. ungkap M. Hilmansyah, ST Plt. Kadin PU BM Kab. PALI.

Jika titik ikatan angin jembatan hilang semua kemungkinan jembatan tidak kuat untuk menyangga mobil besar yang melintas dan jembatan akan roboh.

“Jembatan tersebut baru di bangun pada tahun 2015, jadi baru berumur sekitar lima tahun sedangkan untuk masa umur jembatan sebelum dilakukan perbaikan itu berkisar 20-25 tahun, jika ikatan angin itu hilang besar resikonya kalau sampai terjadi apa-apa (roboh) masyarakat banyak yang di rugikan, meskipun ikatan angin ada nilai rupiahnya hendaknya jangan sampai di ambil lagi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab lagi”, ujar M. Hilmansyah, ST.

Di harapan semua pihak terutama masyarakat menjaga infrastruktur yang sudah di bangun dan masyarakat jangan takut untuk melaporkan ke instansi terkait jika mengetahui kejadian serupa

“Saya harap masyarakat paham bahwa jembatan merupakan penghubung urat nadi untuk perekonomian serta berharap masyarakat peduli dan menjaga infrastruktur yang sudah di bangun di PALI, jika bukan kita siapa lagi, segera laporkan jika melihat hal serupa kepada instansi terkait dan bila itu sering terjadi maka akan kita laporkan ke pihak kepolisian, dan terima kasih kepada masyarakat dan awak media yang telah melaporkan hal tersebut kepada kami sehingga bisa di perbaiki segera sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar lagi” tutup Plt. Kadin PU BM Kab. PALI saat di sambangi di ruang kerjanya (29/05/2020).(Hendri Irdianto).

Berita Lainnya

PT. Multi Media Informatika Copyright 2017 ©. All Rights Reserved.
error: Woi.. Enggak Boleh Copas !!